Piye

MUI NTB dan Ormas Islam Ingin Ahok Segera Dipenjarakan

MUI NTB dan Ormas Islam Ingin Ahok Segera Dipenjarakan
SuaraLombok.Com | Mataram - Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, bersama pimpinan Ormas Kegamaan dan Tokoh Agama Islam. “Menyatakan sikap” terhadap pernyataan Basuki Thajaya Purnama alias Ahok dan Penasehat hukumnya, dalam sidang Ahok beberapa waktu lalu. Sebab dianggap melecehkan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin.

Turut hadir yakni Perwakilan Nahdatul Wathan H Mustami Udin Ibrahim dan H Alidah Nur, Perwakilan  Nahdlatul Ulama Muhammad Harfin Zuhdi, Perwakilan Muslimat NU NTB H Dewi Yani dan perwakilan Muhammadiyah NTB Isfanari, Pemuda Muhammadiyah NTB Fathur Rijal, DPW Lembaga dakwah Islam Indonesia (LDII) NTB H Abdullah A Karim beserta DPW Mathla’ul Anwar NTB H Djuaini Adnan.

“Ada lima poin dalam pernyataan sikap yang nantinya akan dikirim kepada MUI Pusat,” ungkap Ketua MUI NTB Syaiful Muslim, Senin (6/2).

Pertama, Ahok segera ditangkap dan ditahan serta diberhentikan dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Kedua, pemerintah harus bersikap netral (tidak berpihak) terhadap kasus Ahok. 

Ketiga, hentikan kriminalisasi terhadap ulama dan Keempat, Megawati harus meminta maaf kepada umat Islam terkait pernyataannya dalam pidato HUT PDIP 10 Januari 2017 beberapa waktu lalu, yang menganggap ajaran hari akhir sebagai ramalan.

“Megawati harus meminta maaf kepada umat islam karena sudah menganggap ajaran hari kiamat itu sebuah ramalan,” Pungkasnya.

Lanjutnya, Kelima  tidak meragukan umat Islam akan kesetiaannya terhadap NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.