Piye

Lima Rumah Sakit Swasta Harus Buat Kontrak Ulang

Lima Rumah Sakit Swasta Harus Buat Kontrak Ulang
SuaraLombok.Com | Mataram - Lima rumah sakit swasta yang memutuskan kontrak dengan BPJS Kesehatan dikabarkan akan melakukan penawaran ulang. Mereka dikabarkan juga bersedia memenuhi sejumlah persyaratan sesuai dengan Permenkes no 4 tahun 2017.

Lima RS swasta tersebut, yakni Rumah Sakit (RS) Risa Sentra Medika, RS Harapan Keluarga, RS Biomedika, RS Katolik Antonius Ampenan dan RS Islam Siti Hajar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Dr H Usman Hadi mengatakan telah diadakan pertemuan koordinasi dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) NTB dan BPJS Kesehatan, pada 20 Januari lalu. 

Dalam pertemuan tersebut ditekankan ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Pihak rumah sakit swasta pun setuju untuk memenuhi persyaratan tersebut. Saat ini, Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan masih menunggu proses pengajuan penawaran dari kelima rumah sakit tersebut. “Kita masih menunggu pihak rumah sakit swasta untuk mengajukan pada BPJS Kesehatan,” ungkapnya, Rabu (1/2).

Terpisah, Kepala BPJSK Cabang Mataram Muhammad Ali juga mengatakan tengah menunggu penawaran dari kelima rumah sakit swasta tersebut. Ia mengatakan, penawaran tersebut bukanlah perpanjangan kontrak. Sebab kontrak telah lama habis. “Ini mulai dari awal lagi,” akunya.

Ia menuturkan, pihak rumah sakit swasta harus membuat penawaran ulang sesuai dengan Permenkes yang baru. Semua peraturan dan persyaratan yang harus dipenuhi telah tertuang dalam Permenkes no 4 tahun 2017.

“Ini berlaku serentak di Indonesia sejak 1 Februari ini,” sambungnya.

Ali melanjutkan, BPJS Kesehatan tidak memberikan tenggang waktu untuk pengajuan kontrak. Hanya saja, setelah pengajuan akan ada proses lanjutan. Yakni proses penilaian untuk mengetahui penerimaan kerjasama atau tidak oleh pihak BPJS. “Kita lihat lagi pemenuhan syarat tersebut,” sambungnya.

BPJS Kesehatan ingin melihat komitmen dari rumah swasta. Namun ia yakin jika kelima rumah sakit swasta tersebut dalam proses pemenuhan seluruh persyaratan tersebut. “Kita masih menunggu,” tutupnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.