Piye

Hebat, Ponpes Ini Kembangkan Pertambakan Sebagai Muatan Lokal

SuaraLombok.com | Lombok Barat- Pondok Pesantren Birul Walidaini, Dusun Bertong Desa Cendi manik Kecamatan Sekotong, mengangkat potensi lokal sebagai lahan pertambakan untuk  budidaya bandeng,  kepiting dan udang.  

Kepala Ponpes Ustad lalu Amrun menjelaskan, pihaknya membangun potensi lokal sebagai pemanfaatan lahan milik ponpes. Usaha pertambakan tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi para santri, Setelah tamat sekolah, santri memiliki keahlian dan melanjutkan usaha tersebut.

''kami bertekad untuk mengangkat potensi pertambakan, sebagai wadah santri untuk perekonomian mereka kedepan,'' katanya.

Dikatakannya, usaha pertambakan di sekolahnya sebagai komitmen bersama, untuk memberdayakan para santri. Terlebih melihat sebagian besar para Santrinya  adalah anak nelayan dan kebanyakan tinggal di daerah pesisir.

''mimpi kami adalah dari dulu, bagaimana kemudian mengolah lahan sehingga berpotensi, terutama memberdayakan santri disini, ujarnya.

Ustad Amrun menjelaskan, dirinya mempunyai keahlian pertambakan, setelah menimba ilmu perikanan di Jepara lalu. Untuk itu, Amrun mengajak masyarakat serta santri untuk mengelola pertambakan meski dengan segala keterbatasan modal, untuk melakukan pengembangan usaha tambak. 

 Menurutnya, seiring dengan kemajuan jaman dan sulitnya lapangan pekerjaan,  ia dan para Guru menjadikan program muatan lokal (mulok). Hingga saat ini pesantren menjadikan pertambakan sebagai program ekstrakurikuler. 

''Alhamdulillah, kami jadikan pertambakan ini,  sebagai program muatan lokal yang sudah dijadikan ekstrakurikuler di ponpes ini,'' ujarnya.

Dalam satuhari dibagi 2 kelompok kecil, masing-masing kelompok ditugaskan pagi dan sore hari. Mereka mengelola usaha pertambakan secara bergilir .masing – masing kelompok harus mengontrol pemberian pakan dan sirkulasi air. pemberian nilai kepada kelompok, tergantung dari jumlah pemberian pakan,ugkapnya.   

Usaha tambak para santri selain bandeng, udang juga mengembangkan usaha pemeliharaan kepiting. Untuk memperoleh hasil yang diinginginkan dipasang paralon besar didalam tambak. Sedangkan untuk lebih efektifnya usaha ini, mereka juga melakukan usaha penanaman bakau,  agar bermanfaat bagi budidaya kepiting.

Hasil budidaya kepiting ini sendiri dipasarkan ke singapura. Untuk hasil usaha peetambakan tercatat masuk dalam manejemen ponpes, tutupnya. ( 07 )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.