Piye

Fauzan Loby Pengusaha Pulang Kampung

Fauzan Loby Pengusaha Pulang Kampung
SuaraLombok.com | Balikpapan - Disela-sela kesibukannya mengisi kunjungan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, (16/2/2017), Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid berkesempatan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh paguyuban masyarakat Lombok Sasak di Kota Minyak. Tokoh-tokoh tersebut memiliki aneka ragam profesi dan mereka telah bermukim di Balikpapan lebih dari 15 tahun.

Salah satu pengusaha lokal Balikpapan yang sempat ditemui Bupati adalah Dr. H. Lalu Fauzul Idhi, pengusaha asli Gerung yang telah tinggal di Balikpapan lebih dari 10 tahun. Pengusaha bergaris keturunan langsung dari Almarhum Lalu Angrat, BA mantan Bupati Lombok Barat ini bergerak di bisnis wisata berbasis lingkungan, pengadaan barang dan jasa, serta konstruksi dengan nilai aset di Balikpapan milyaran rupiah.

Pemilik Budi Park ini tidak sendirian menekuni bisnis tersebut. Rekan lainnya adalah Jhony Susanto, pengusaha yang merupakan Ketua Paguyuban Kerukunan Keluarga Lombok di Balikpapan. Jhony bergerak di bidang kontruksi dan diakui di kalangan pengusaha di Kota paling damai versi WWF ini.

Orang nomor satu di Gumi Patut Patuh Patju ini mengunjungi para pengusaha tersebut untuk menceritakan kondisi Lombok Barat saat terakhir ini. Bila pengusaha asal Lombok berinvestasi di tanah kelahirannya, diyakini akan semakin menguatkan investasi di Lombok Barat khususnya.

"Daerah kita sudah sangat berkembang, namun sangat membutuhkan sentuhan semua pihak. APBD saja tidak akan cukup untuk mempercepat pembangunan. Maka kita perlu APBN dan investasi swasta", harap beliau di sela-sela jamuan makan.

Dalam pemaparannya, Bupati menjabarkan potensi-potensi alam dan budaya yang sedang dikembangkan sehingga Pemkab Lobar memberi peluang regulasi dan menjamin keamanan investasi di Kabupaten Lombok Barat.

Di tengah-tengah kesibukan itu Bupati menyempatkan diri mengunjungi salah satu sentra wisata mangrove yang dimiliki oleh PT. Budi Park milik pak H. Lalu Fauzul Idhi yang di Balikpapan dikenal sebagai mik Didik. 

Bupati dengan didampingi kepala Bappeda Lobar H. Baihaki mengaku surprise melihat pengelolaan dan fasilitas hutan mangrove. Mereka membandingkan kondisi areal tersebut dengan kawasan Mangrove Cemare di Lembar. Bupati berharap Mik Didik dan Kawan-kawan pengusaha lain di kota-kota lain, khususnya di Balikpapan berkenan untuk melirik investasi di kampung halaman. 

"Kami berharap, pengusaha-pengusaha mau pulang kampung", ujarnya sesaat meninggalkan hutan mangrove buatan itu. (hms Lobar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.