Piye

Dulu Gratis, Sekarang Masuk Pelabuhan Bangsal Harus Bayar

Dulu Gratis, Sekarang Masuk Pelabuhan Bangsal Harus Bayar
SuaraLombok.Com | Lombok Utara - Pihak Syahbandar di Pemenang akan menerapkan tarif bagi siapa saja yang hendak masuk ke areal Bangsal. Kepala Syahbandar, Madhi mengaku hal ini sesuai dengan PP Nomor 15 tahun 2016 tentang jenis dan tarif penerimaan Negara.

‘’Dulu memang sempat dilakukan sistem begini, tetapi hilang. Sekarang kita lakukan lagi, karena kalau tidak justru tambah salah,” ujarnya, Rabu (1/2).

Menurutnya, penarikan sebenarnya sudah bisa dilakukan per 1 Januari kemarin. Hanya saja, lantaran terkendala kesiapan maupun personil dilapangan maka hal itu ditunda sementara waktu.

‘’Sebenarnya sudah mulai awal tahun ini tapi kita tunda, besok dalam waktu dekat pasti. Kita juga akan sediakan personil disana,” jelasnya.

Sejumlah kategori yang wajib membayar ketika hendak masuk ke Bangsal, yaitu seperti kendaraan bermotor sampai truk yang notabene membawa barang, hingga sopir travel agent yang mengangkut para wisatawan.

‘’Semua wajib bahkan mobil yang berplat merah sekalipun. Tapi kita buat pengecualian kepada kusir cidomo dan ojek yang membawa tamunya,” katanya.

Retribusi yang bakal terkumpul, nantinya akan digunakan untuk perawatan pelabuhan hingga jalan yang rusak di sekitar lokasi. Sebab, Syahbandar berencana merubah wajah Bangsal dengan penataan serupa.

‘’Pemasukan ini nantinya juga akan digunakan untuk perawatan pelabuhan. Ini diharapkan bisa menciptakan kondisi rapi, nantinya calon penumpang diatur menaiki kapal penyebrangan dengan konsep satu pintu,” katanya.

Upaya lain untuk menata Bangsal, yaitu melengkapi areal pelabuhan dengan pagar pembatas di pesisir pantai agar calon penumpang bisa masuk teratur melalui terminal penyeberangan di kantor penjualan tiket.

‘’Yang bisa masuk ke areal dermaga hanya penumpang yang memiliki tiket,” pungkasnya.(08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.