Piye

BPBD Lotim Salah Prediksi Bencana, Kok Bisa ?

Suara Lombok.Com | Lombok Timur - Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur mengaku salah prediksi mengenai pemetaan masalah bencana banjir. Namun begitu BPBD tetap selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi.

Kepala BPBD Lotim, H. Napsi mengakui pihaknya salah melakukan prediksi terjadinya bencana banjir di Lotim. Seperti halnya bencana banjir yang terjadi di prediksi di wilayah Belanting, Kecamatan Sambelia, namun nyatanya terjadi di lain tempat. Diantaranya Desa Seruni Mumbul, Desa Labuhan Lombok Kecamatan Pringgebaya yang terjadi beberapa waktu lalu. Kemudian Desa Wakan dan Sukadamai, Kecamatan Jerowaru yang kejadiannya sampai dengan saat ini.

"Belanting yang diprediksi akan ada banjir tak tahunya di empat desa lainnya yang tidak di prediksi malah itu yang mengalami banjir, namun petugas tetap selalu waspada," tegasnya.

Menurut Napsi, bencana yang terjadi tidak bisa ditentukan oleh manusia, begitu juga dengan prediksi yang dilakukan BPBD bisa benar dan salah. Hal itu berkaca dari bencana banjir yang terjadi di wilayah Belanting tersebut.

Namun yang jelas dimanapun terjadi bencana alam, tidak hanya banjir akan tetapi bencana yang lainnya tetap BPBD langsung terjung ke lapangan untuk menanganinya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. 

"Yang jelas kalau ada laporan dari masyarakat mengenai masalah terjadi bencana, petugas kami langsung terjun ke lokasi untuk membantu warga tanpa menunggu lagi, dengan melakukan tanggap darurat," kata Napsi yang juga Mantan Asisten II Setdakab Lotim. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.