Piye

Beraksi di Madrasah, Empat Maling Diciduk Polisi

Beraksi di Madrasah, Empat Maling Diciduk Polisi
SuaraLombok.Com Lombok Timur - Jajaran Kepolisian Sektor Sakra Timur berhasil menangkap empat pelaku pencurian di Madrasah Aliyah Radhatul Thalibin NW Surabaya. Rabu dini hari (1/2).

Keempat maling itu antara lain, Hadi (30), Mustakim (19),Wardani (17) dan Nanang (16) yang kesemuanya merupakan warga Desa Surabaya. Dimana dua diantara pelaku masih berstatus pelajar di madrasah tersebut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku langsung digelandang ke Polsek Sakti untuk proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo, S.I.K melalui Kapolsek Sakti, Ipda L Mahrum saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menangkap empat pelaku pencurian di Madrasah tersebut bersama barang buktinya. Sedangkan kasus pencurian sendiri terjadi pada tanggal 24 Januari 2017.

"Sekarang empat pelaku masih diminta keterangan oleh penyidik di Mapolsek Sakti, sedangkan pelaku sendiri ditangkap di rumah masing-masing tanpa adanya perlawanan setelah lama dilakukan penyelidikan," tegas Mahrum.

Mahrum menjelaskan kasus pencurian ini diketahui setelah pihak sekolah melapor ke petugas mengenai adanya kehilangan barang berharga di sekolah. Terlebih lagi dengan matinya CCTV yang sudah terpasang di sekolah. Sehingga atas laporan ini terus ditindaklanjuti dengan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap pelakunya.

Sementara dalam melakukan aksinya pelaku masuk lewat pintu gerbang madrasah. Setelah merusak jendela tempat ruang guru, termasuk merusak CCTV para pelaku pun membongkar lemari dan mengambil barang berharga.

"Setelah mengambil barang pelaku kabur dengan disembunyikan di salah seorang rumah pelaku," ujarnya kemudian.  

Atas perbuatannya, para pelaku diancam dengan pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman diatas dua tahun penjara. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.