Piye

Awas, Tim Saber Pungli Lobar Atensi Tempat Wisata

Awas, Tim Saber Pungli Lobar Atensi Tempat Wisata
SuaraLombok.Com | Lombok Barat - Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Lombok Barat(Lobar) menaruh atensi pengawasan terhadap Lokasi-lokasi pariwisata yang dikelola oleh desa. Pasalnya dari beberapa aduan yang masuk di call center, kawasan wisata merupakan penyumbang terbanyak kasus dugaan pungli.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(Bakesbangpol) Lobar yang juga anggota Tim Saber Pungli Lobar, I Ketut Sandiasa menuturkan, dari informasi yang diperoleh, banyak dugaan praktek terjadi di kawasan wisata. “Yang banyak itu di tempat-tempat pariwisata, khususnya yang dikelola desa,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dari aduan yang berhasil dihimpun, masyarakat mengeluhkan adanya jasa parkir yang dirasa terlalu mahal hingga adanya biaya masuk di kawasan wisata. “Salah satunya retribusi parkir yang mahal, termasuk penggunaan karcis parkir yang nomor serinya sama,”jelasnya.

Selain tempat wisata, kata Sandiasa, tempat atensi lain yang menjadi pengawasan pihaknya berada di sekolah dan desa. Menurutnya pungli tidak melihat besar kecil jumlahnya, namun kelakuan dari pelakunya yang terus menerus melakukannya.“Seperti di sekolah sekedar memungut uang foto copy, atau uang pembuatan raport. Biar kecil namun jika di kerjakan secara berulang-ulang akan menjadi banyak,”imbuhnya.

Kendati telah banyak aduan yang masuk, namun aduan tidak langsung ditindak lanjuti. Karena masih harus ada pengumpulan data, pengumpulan keterangan seperti halnya proses hukum. “Harus ada identitas dari pengirim, nomor telpon, kalau bisa sertakan dengan bukti tertulis atau visualnya. Baru akan kita tindak lanjuti,” jelasnya.

Lebih lanjut Sandiasa mengatakan untuk aduan yang tidak memiliki bukti. Pihaknya tetap akan menerimanya sebagai referensi masukan titik-titik tempat pungli. “Sebagai masukan saja, dimana saja tempat tertentu di Lobar yang menjadi titik-titik pungli, jika ada baru kita tindak lanjuti,” tandasnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.