Piye

Akhirnya Pemkab Loteng Mutasi Juga

Akhirnya Pemkab Loteng Mutasi Juga
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Setelah tarik ulur beberapa kali, akhirnya mutasi bagi 805 pejabat eselon III dan IV Pemkab Loteng digelar.

Bertempat di auditorium kampus IPDN NTB, para pejabat ini dilantik oleh Wakil Bupati Loteng, L Pathul Bahri disaksikan Sekda Loteng, Ketua DPRD, Dandim 1620/WB dan Wakapolres Loteng.

Acara pelantikan pejabat ini tidak dihadiri langsung oleh Bupati Loteng yang sebelumnya sempat berjanji akan menggelar mutasi pada Senin (30/1) lalu. 

Dari semua pejabat yang dilantik, sebagian besar pejabat menempati jabatan baru, tetapi tidak sedikit yang menempati jabatan lama. Seperti Kabag Humas Pemkab Loteng yang kembali dijabat oleh HL Herdan, Kabag Hukum oleh H Mutawalli dan lainnya. 

Di satu sisi,  ada juga beberapa pejabat yang ternyata menerima promosi jabatan seperti Makbul Ramen yang sebelumnya menjadi guru di SD dan sekarang menempati jabatan sebagai Kasi Kurikulum pada Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Loteng. 

Meski mutasi sudah dilaksanakan, tetapi gelombang protes masih saja mengalir dari berbagai pihak. Pasalnya, meski saat ini mutasi digelar, tapi dampak tarik ulur mutasi tidak bisa dihindari sebab sudah terjadi.

Dikatakan salah satu ketua LSM Lesa Demarkasi (Lembaga Advokasi Demokrasi dan Hak Azasi), Hasan Masad mengatakan, tarik ulur yang sempat dilakukan selama ini memicu lahirnya praktik korupsi di jajaran Pejabat Pemkab. Termasuk isu mengenai jual beli jabatan yang sempat mencuat. 

"Belum lagi masalah TKD (Tunjangan Kinerja Daerah)  yang pasti tidak dibayar, ini kan masalah juga," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Loteng, HM Nursiah membantah segala tudingan itu. Ia berdalih,  molornya mutasi memang untuk menjaring pejabat yang benar-benar mumpuni di bidangnya. 

"Itu butuh proses panjang, jumlahnya kan juga tidak sedikit," kilahnya.(09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.