Piye

Winengan : Sah-Sah Saja Habib Rizieq Ditolak

Winengan : Sah-Sah Saja Habib Rizieq Ditolak
SuaraLombok.Com | Lombok Barat – Kontroversi kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab ke Pulau Lombok makin memanas. Gelombang penolakan terjadi, namun banyak juga yang menanti-nanti kedatangan sang pendakwah tersebut. 

Dalam agendanya di Pulau Lombok, Habib Rizieq rencananya akan mengisi Tablig Akbar dan Penggalangan Dana untuk musibah banjir di Bima pada 29 Januari mendatang. Namun nampaknya, rencana suci Habib Rizieq masih memunculkan pro dan kontra. 

Sebelumnya, sebuah spanduk penolakan kedatangan Habib Rizieq dibuat oleh salah satu ormas yang menamakan diri Aliansi Dewan Sasak Muda Bersatu. Karena dianggap memprovokasi dan membuat resah, salah seorang yang diduga menyebar dan membuat spanduk itu di laporkan ke Polres Loteng. 

Menanggapi gelombang penolakan terhadap Habib Rizieq, Ketua Presidium Dewan Sasak Muda Bersatu NTB H.L. Winengan menegaskan bahwa siapa pun mempunyai hak untuk menerima maupun menolak. Pun terkait penolakan Aliansi Dewan Sasak Muda Bersatu itu pun dianggap sah-sah saja.

"Itu hak masing-masing, Jika ada yang tidak suka dengan kedatangan Habib Rizieq, itu hak masing-masing. Tidak boleh ada yang melaporkan akan adanya perbedaan pandangan itu. Pun pelaporan itu bisa dilakukan jika ada yang melakukan penghinaan terhadap Imam Besar FPI itu. “Itu sah-sah saja,” cetusnya.

Winengan menganggap wajar terjadinya penolakan itu dikarenakan, saat ini masyarakat NTB yang sudah damai ini bisa tidak kondusif lantaran isu-isu sentral yang berkaitan dengan ormas FPI. "Penolakan ini kan, untuk kebaikan NTB juga, Jangan sampai NTB yang sudah aman dan nyaman ini jadi gaduh," imbuhnya. 

Dia pun lantas penepis, bahwa aksi penolakan itu akan menimbulkan konflik antar ormas di NTB. "Saya pastikan tak ada konflik yang akan timbul, karena ini masalah pilihan saja, pilihan suka atau tidak terhadap Habib Rizieq Syhab." Pungkasnya. (05 )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.