Piye

Waduh, Banyak Kawasan KLU Masih Blank Spot

Waduh, Banyak Kawasan KLU Masih Blank Spot
SuaraLombok.Com | Lombok Utara - Sebagian besar kawasan KLU banyak merupakan kawasan blank spot atau tanpa sinyal.  Hal ini tentu menjadi problem dan PR besar bagi kabupaten ini.

Keluhan blank spot tidak hanya diutarakan oleh masyarakat saja, melainkan juga dari kalangan wakil rakyat. Ketua Komisi I DPRD KLU, Ardianto menuturkan pihaknya kerap kesulitan sinyal jika berada di beberapa daerah terpencil.

" Saya itu kalau sudah naik ke Leong susah ada sinyal, hampir kita tidak memegang HP. Ini jadi persoalan masyarakat kita pasti kesulitan,” ujarnya, Selasa (24/1).

Dijelaskan, pihaknya dalam hal ini juga membahas kaitan dengan pembagian zonasi. Sebab provider harus tanggap melihat kebutuhan masyarakat Lombok Utara dan bukan saja meraup keuntungan dengan membangun tower namun mengesampingkan multiplayer effectnya.

" Pansus I tentang retribusi golongan jasa umum yang salah satunya menyinggung soal blank spot ini. Ini pelayanan publik jadi keberadaanya sangat vital,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KLU, Mujadid Muhas mengatakan untuk mengatasi persoalan blank spot ini pihaknya akan melakukan pendataan terkait penyerapan aspirasi masyarakat. Kedepannya itu sebagai dasar refrensi kepada Operator, Provider, dan Tendor. 

" Kita masih belum mendata, cuma kami sudah mendengarkan aspirasi masyarakat kendati belum di rekap. Nanti setelah jadi kami akan lakukan pembenahan data ini sebagai refrensi ketiga wajib pajak itu,” katanya.

Beberapa wilayah yang terindikasi blank spot, diantaranya wilayah Todo ke arah Sebaro, Leong, Teluk Kombal, dan Santong bagian atas. Ini merupakan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.

" Dalam hal ini kami justru ingin menjadi jembatan supaya masyarakat dapat menikmati pelayanan publik itu, kami berharap mereka bisa menerima masukan ini nanti,” pungkasnya. (08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.