Piye

Tujuh Garong Beraksi, Istri Korban pun Dianiaya

SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Tujuh orang komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan kembali beraksi di di wilayah Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lotim Selasa dinihari (10/1) sekitar pukul 00.30 wita. Adapun korbannya atas nama Mahrum (40). 

Saat ini kasus curas tersebut sudah ditangani pihak Polsek Jerowaru guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo, S,ik melalui Kapolsek Jerowaru, Iptu Arif Budiman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya kasus curas yang terjadi di wilayah Pemongkong. Dalam laporan itu, pelaku sempat melakukan penganiayaan terhadap istri korban ketika melakukan aksinya.

" Kasusnya sudah ditangani dengan mengumpulkan bukti-bukti untuk melakukan pengungkapan pelaku," tegasnya.

Arif menjelaskan pelaku yang diperkiran berjumlah tujuh orang masuk ke dalam rumah korban dengan cara mengcongkel pintu rumah. Setelah itu tiga pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan langsung melakukan penganiayaan terhadap istri korban. Akibatnya istri korban mengalami luka lebam di badan dan mukanya, sedangkan korban sendiri tidak bisa berbuat apa-apa karena berada dibawah ancaman para kawanan pelaku.

Sementara pelaku lainnya melakukan aksinya dengan mencari barang berharga milik korban, dan berhasil mengambil uang berjumlah jutaan rupiah, emas, laptop, HP maupun dokumen penting lainnya. "Memang korban bersama warga lainnya sempat melakukan pengejaran akan tapi tidak berhasil karena kehilangan jelak," terang Kapolsek Jerowaru itu. (RS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.