Piye

Tahun Ini, Lurah Prioritaskan Perbaikan Jembatan, Jalan, dan Kebersihan Lingkungan

Tahun Ini, Lurah Prioritaskan Perbaikan Jembatan, Jalan, dan Kebersihan Lingkungan
SuaraLombok.com | Mataram -  Masyarakat memiliki banyak kebutuhan dan aspirasi yang ingin disampaikan. Seperti di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela. Banyak permasalahan menjadi prioritas untuk dikerjakan pada tahun ini.

“Ada beberapa yang jadi prioritas kita,” ujar Rusmaladi, Lurah Tanjung Karang, Rabu (19/1).

Ia menuturkan, program yang ingin diprioritaskan mulai dari perbaikan jembatan di Batu Ringgit Selatan. Jembatan tersebut merupakan penghubung Lingkungan Batu Ringgit Selatan dan Batu Ringit Utara. Struktur jembatan tersebut dinilai terlalu rendah. Sehingga air yang mengalir menjadi tidak lancar.

“itu terlalu pendek sehingga air tidak lancar,” sambungnya.

Selain itu, ia juga memprioritaskan jalan di lingkungan Batu Dawe. Gang Sirsak dan gang Jambu akan diusulkan untuk dirabat. Hal ini untuk mempermudah akses lalu lintas warga dalam gang.

Selanjutnya juga mengenai perbaikan sepanjang kali Unus yang jebol akibat banjir beberapa waktu lalu.  Hal ini juga perlu menjadi perhatian, mengingat hal ini selalu menjadi masalah setiap tahunnya.

Rusmaladi melanjutkan, keseluruhan permasalahan tersebut akan dibawa dalam Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) tingkat Kelurahan. Namun sebelumnya, ia telah menghubungi seluruh kepala lingkungan untuk melaksanakan MPBM tingkat lingkungan terlebih dahulu.

“Mereka mengumpulkan permasalahan di masing-masing lingkungan untuk dibahas di kelurahan,” jelasnya.

Setelah didiskusikan di tingkat kelurahan, permasalahan yang diprioritaskan akan dibawa ke MPBM tingkat kecamatan. Kecamatan nanti akan meneruskan pada Pemerintah Kota Mataram, khususnya instansi terkait.

Ia juga menambahkan, permasalahan sampah pun tak luput dari pembicaraan. Namun kali ini pihaknya mengaku terbantu dengan program dana hibah dari Pemkot Mataram. Setiap lingkungan diberikan dana sebesar Rp 50 juta untuk penanganan sampah.

“ini digunakan untuk membeli tossa, dan ini sangat membantu,” pungkasnya.

Seluruh masalah ini akan didiskusikan dalam MPBM kelurahan pada 24 Januari mendatang. Ia berharap melalui hal ini permasalahan lingkungan dapat teratasi. Begitu juga dengan keluhan dan kebutuhan warga yang lainnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.