Piye

Soal PJU, Dinas ESDM PP Lotim Salahkan Pemprov NTB

SuaraLombok.Com Lombok Timur - Dinas ESDM, Perindustrian dan Perdagangan (ESDM) Kabupaten Lombok Timur melempar persoalan lampu penerang jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Nasional menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. 

Sedangkan tanggung jawab Dinas ESDM,PP Lotim hanya lampu penerang jalan yang ada di Kota Selong dan Desa.

Demikian ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM, PP Lotim, H.Teguh Sutrisno kepada Suara Lombok di Selong. " Yang memiliki kewajiban untuk memperbaiki lampu jalan yang rusak di jalan negara pihak Pemprov bukan kami dari kabupaten Lotim," terang Teguh Sutrisman.

Mantan Kabag Umum Setda Kabupaten Lotim itu menjelaskan saat ini pihak Pemprov NTB sedang melakukan perbaikan lampu jalan yang ada di sepanjang jalan Negara dari Pulau Sumbawa dan Lombok. Terkait itu, dia meminta agar masyarakat lebih bersabar.

Teguh juga menjelaskan, pihaknya hanya bertugas untuk memperbaiki lampu penerang jalan yang ada di dalam kota Selong. Akibat terbatasnya anggaran, pihaknya tidak bisa memperbaiki lampu penerangan secara keseluruhan. 

"Kalau memang anggaran banyak maka tentunya kami akan memperbaiki lampu jalan yang rusak tersebut," pungkasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang tokoh masyarakat Wanasaba, H. Rifaan mengeluhkan kondisi lampu jalan yang tidak kunjung diperhatikan keberadaannnya. Pasalnya, hingga saat ini lampu penerang jalan yang ada di pinggir jalan wilayah Wanasaba tidak pernah menyala.

Parahnya, masyarakat setempat tetap dibebankan membayar PJU setiap bulannya mengacu pada rekening PLN yang dibayarkan. Atas dasar itu, masyarakat kemudan mempertanyakan uang pembayaran lampu jalan yang dipotong dari rekening tagihan listrik setiap bulannya. 

" Gara-gara lampu jalan yang tidak pernah menyala itu tentunya menyebabkan rawan terjadi gangguan kamtibmas, sehingga tentunya ini harus mendapatkan perhatian dari dinas terkait," terang Rifaan. (RS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.