Piye

Sikat Rentenir, Legislatif Tawarkan Langkah Ini

Sikat Rentenir, Legislatif Tawarkan Langkah Ini
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Maraknya praktir rentenir di Lombok Tengah membuat anggota legislatif geram.

Ketua Komisi II DPRD Loteng, H.L. Rumiawan menegaskan, praktik rentenir di Loteng sudah dalam taraf mengkhawatirkan.

"Bisa kami katakan, hampir 45 persen warga miskin kita minjam di rentenir," ungkap Rumiawan.

Modusnya, masyarakat didatangi sejumlah oknum mengatas namakan perusahaan yang bergerak pada bidang koperasi.

Tetapi pada praktiknya, perusahaan itu justru memberikan bunga yang mencekik masyarakat.

Tetapi begitu, ia tidak menyalahkan masyarakat dan perusahaan itu sepenuhnya. Ia justru menyalahkan pemerintah dan mitra dalam bentuk perusahaan bank.

"Saya sudah tanya masyarakat, dan kebanyakan dan jawabannya sebenarnya adalah masalah administrasi yang seolah-seolah begitu sulit," bebernya.

Kebanyakan masyarakat merasa sulit dalam administrasi. Sebab, jika dibanding dengan perusahaan rentenir ini hanya menggunakan KTP dan uang langsung cair.

"Kalau administrasi bisa dipermudah, kenapa tidak dan pasti masyarakat akan memilih bank konvensional, bukan perusahaan rentenir," tukasnya.

Ia juga menekan pemerintah agar bisa mencari formula tentang hal ini, termasuk dengan membuat kerjasama dengan bank untuk memudahkan masyarakat meminjam uang. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.