Piye

Sharing Dana Pilkada Belum Jelas, KPU Lotim Kebingungan

SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur saat ini tengah bingung, pasalnya sampai saat ini dana shearing Pilkada NTB belum ada kejelasan. Dikhawatirkan proses penyusunan kebutuhan Pilkada akan mengalami kendala.

"Sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai shearing dana Pilkada dari Pemprov NTB, sedangkan penyusunan kebutuhan untuk Pilkada harus sudah dimulai," Demikian disampaikan Ketua KPU Lotim, M.Saleh di kantornya, Selasa (24/1).


Pun sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui berapa dana shearing yang akan diperoleh KPU Lotim dari pihak Pemprov NTB. Menurutnya, hal ini tak terlepas dari belum singkronnya antara kebutuhan masing-masing kabupaten  yang menyelenggarakan Pilkada serentak bersama dengan Pilgub, seperti Lobar, Kota Bima dan Kabupaten Lotim.

Saleh melanjutkan, kendati sudah beberapa kali rapat di kantor KPU NTB, guna membahas masalah kebutuhan anggaran Pilkada, namun sampai saat ini belum ada titik temu. "Selain KPU di tiga kupaten/kota yang melaksanakan Pilkada bersamaan dengan Pilgub tidak ada masalah, karena sudah jelas anggarannya," ungkap pejabat yang juga dosen di Universitas Gunung Rinjani ini.

Untuk Pilkada Lotim, lanjut dia, sebenarnya tidak ada permasalahan. Hal itu karena anggarannya sudah dipersiapkan sebesar Rp30 Miliar, sementara total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp46 Miliar. Di tahun 2017 ini, pihaknya juga sudah mendapat anggaran sebesar Rp4 Miliar sebaga persiapan tahapan Pilkada, sedangkan sisanya akan dianggarkan oleh Pemkab Lotim tahun 2018 sesuai dengan komitmen bersama.

"Tahapan Pilkada akan dimulai sekitar bulan Oktober dan November yang diawali dengan pembentukan panitia pemilihan tingkat Kecamatan, Desa dan TPS se-Lotim," tutup Saleh. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.