Piye

Semua Jalur Tikus ke Tiga Gili Bakal Segera Ditertibkan Pemkab

SuaraLombok.com | Lombok Utara – Banyaknya keberadaan jalur tikus menuju tiga gili sangat merugikan Pemkab Lombok Utara.  Entah dari segi retribusi maupun terhadap wisatawan lantaran SOP yang belum jelas. Maka dari itu, Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan KLU akan segera melakukan penertiban.

‘’Dalam waktu dekat kami akan tertibkan, inventaris jalur sudah dilakukan belum lama ini,” Ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan KLU, Syamsul Rizal, Selasa (31/1).

Menurutnya, untuk melakukan rencana ini pihaknya sudah membentuk tim yang terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI, maupun personil dari Perhubungan sendiri. Nantinya wisatawan yang hendak melalui jalur alternatif itu akan diarahkan menuju satu pintu.

‘’Kita tutup kalau ada wisatawan yang lewat sana kita arahkan ke Bangsal atau Teluk Nara. Karena ini sangat merugikan,” katanya.

Hasil inventaris jalur tikus sendiri tercatat sekitar 8 jalur yang mencuat. Mayoritas merupakan milik pengusaha untuk mengangkut tamunya. Sementara sisanya dikelola masyarakat dengan penarikan tak mendasar. Keberadaan jalur ini tidak merata disemua Kecamatan, umumnya terdapat di Pemenang dan Tanjung. 

‘’Ada 8 jalur salah satunya di Pandanan, Teluk Kodeq, Sira, Mentigi, Muara Putat, Kecinan dan lain-lain. Ini yang kita harap bisa diatur sehingga ada retribusi yang masuk,” jelasnya.

Pengaturan jalur masuk, yaitu merujuk pada pembagian untuk wisatawan dan barang. Sebagaimana diketahui, pemkab Lombok Utara sudah menyiapkan jalur bagi wisatawan menuju tiga gili yakni dengan Bangsal dan Teluk Nara jadi pintu utama. Sementara khusus pendistribuasian barang, akan digunakan jalur Muara Putat, Desa Pemenang Timur.

‘’Tahun ini sudah direncanakan karena Pak Bupati yang minta untuk barang harus di Muara Putat,” tukasnya.(08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.