Piye

Sehari, 820 Pejabat Lobar Dimutasi

SuaraLombok.com/Lombok Barat-Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid mengelar mutasi besar-besaran pada awal tahun 2017 ini a( 03/02/17). Mutasi yang dilakukan dua tahap ini melantik serta mengukuhkan 820 pejabat eslon II, III dan IV.

Dari ratusan pejabat yang dimutasi tersebut, sebagian besar digeser setingkat sedangkan, sebagian lainnya naik eselon atau promosi.

Khusus eselon II, terdapat 28 pejabat dilantik dan dikukuhkan dari 38 SKPD berdasarkan OPD baru. Akibatnya, terdapat 10 jabatan eselon II yang lowong.

Berdasarkan SK Bupati,terdapat 208 pejabat eselon II dan III yang dilantik. Masing-masing 28 pejabat eselon II dan 180 pejabat eselon III dan 612 pejabat eselon IV. 

Pejabat eselon II yang dilantik dan dikukuhkan diantaranya Sekda, HM Taufiq, tiga Staf Ahli Bupati dan Asisten. Dijajaran Staf Ahli dan Asisten terdapat perubahan komposisi, menyusul H. Chaerul Bahtiar sebelumnya menjabat Kadis Pertanakbun di geser menjadi staf ahli Bupati bidang pemerintahan dan aparatur. Mantan Kepala Bapeluh H. Halawi Mustafa digeser menjadi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Aparatur.

Sedangkan 21 pejabat eselon II lainnya ada yang digeser sejajar dan dikukuhkan pada SKPD baru. Seperti HL. Winengan sebelumnya menduduki Kepala Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan dikukuhkan menjadi Kadis Perumahan dan Permukiman, H. Ahmad Saikhu dilantik menjadi Kadis Perhubungan, Mantan Kadistamben Budi Darmajaya dikukuhkan menjadi Kadis Kominfo. 

Beberapa Kepala SKPD dirolling setingkat, seperti Mahyudin sebelumnya menjabat Kadis Perindag digeser meduduki Kadis Koperasi dan UMKM sedangkan posisi Kadis Perindag dijabat mantan Kadis Kehutanan, Agus Gunawan. Mantan Kepala BLH, H.L. Edi Sadikin bertukar posisi dengan Kepala BPMPD, HL. Surapati. Posisi Kadis Dikbud, H. Ilham digeser menduduki Kadis Pemuda dan Olahraga dan HL. Swaswadi sebelumnya menjabat Sekwan digeser ke posisi Kadis Tenaga Kerja dan Joko Wiratno sebelumnya menduduki Kadis Koperasi dan UMKM digeser menjabat SKPD baru Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Terakhir Hj. Lale Prayatni dikukuhkan menjadi kepala Badan Pendapatan Daerah. ( tn )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.