Piye

Ritual Sangkep Wirage Tentukan Waktu Bau Nyale

SuaraLombok.Com | Lombok Tengah – Ritual khusus bernama Sangkep Wirage digelar para tokoh adat pemangku adat empat penjuru mata angin di Kabupaten Lombok Tengah. Prosesi ini sebagai penentu  ditetapkannya jadwal bau nyale yang menjadi salah satu event wisata budaya berikut menjadi hiburan rakyat yang tiap tahun rutin diadakan di kawasan tiga pantai di Bumi Tatas Tuhu Trisna.

Ritual sangkep yang melibatkan puluhan tokoh adat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Loteng  H L Muh. Putria yang juga diyakini warga setempat sebagai salah satu keturunan tokoh berpengaruh Datu Silendendeng.

 “Ini memang prosesi wajib untuk menentukan waktu dilaksanakannya bau nyale,” ungkap Putria usai memimpin prosesi ritual Sangkep Wirage di Open Stage Bukit Seger Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (05/01).

Putria menambahkan selain untuk penentuan tanggal pelaksanaan Bau Nyale, Sangkep Warige ini juga untuk mencapai kesepakatan para pemangku adat Sasak yang dalam istilah Sasak disebut ‘Perapet Sile, Pesopok Ambu, Madu Arep’ atau merapatkan barisan, menyamakan pendapat dan mempererat silaturrahmi.

Hasilnya para pemangku adat, melalui ketua pemangku adat Lalu Syari Bayan atau lebih dikenal dengan nama Mamiq Bayan bersepakat bahwa nyale (cacing laut, Red) akan keluar pada tanggal 16 hingga 17 Februari pada tahun 2017sebagai hari yang biasa disebut nyale poto atau puncak.

 “Itu puncak keluarnya nyale pada tanggal itu menurut perhitungan para pemangku,” jelas Mamiq Bayan yang akrab dengan pakaian serba hitam.

Lebih detil mamiq Bayan membeberkan prosesi penentuan bau nyale diambil berdasarkan perhitungan kalender sasak berikut hasil pengamatan tanda tanda alam oleh para pemangku dari empat penjuru mata angin, dan biasanya telah dimulai sejak bulan Mulud (maulid, Red) Kalender Hijriah pada setiap tahunnya, yang pada tahun ini bertepatan dengan bulan Desember Kalender Masehi.

 “Sebelum kami tentukan, semua mangku harus menyampaikan pendapatnya terlebih dahulu, jadi semuanya bisa kita hitung bersama,” pungkasnya. (Ray)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.