Piye

Puskesmas Nipah Belum Miliki IPAL

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Dari delapan puskesmas di Lombok Utara, satu yang sama sekali belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yakni Puskesmas Nipah. 

‘’Baru lima yang sudah punya IPAL cair,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara, Syamsul Bahri, Kamis (26/1).

Pembangunan IPAL ini bertujuan untuk mengurai limbah cair dari puskesmas yang dikhawatirkan bisa mencemari lingkungan dan kesehatan dengan kecenderungan adanya penyakit yang terbawa. Adanya IPAL, higenitas layanan kesehatan lebih terjamin.

‘’Kalau IPAL cair ini begitu diolah airnya bisa dimanfaatkan hanya untuk menyiram,” katanya.

Rencananya, penambahan IPAL di Puskesmas Nipah akan dilakukan 2018 mendatang setelah puskesmas menjadi rawat inap. 

‘’Penambahan rawat inap dilakukan 2017 ini, jadi kita upayakan tahun 2018 sudah punya IPAL,” tandasnya.

Menurut Syamsul, IPAL yang ada di Puskesmas ini sudah standar melihat dari kunjungan rawat inap,  dimana di tiap puskesmas telah terisi setengahnya setiap harinya.

Sementara itu, terkait IPAL padat khususnya limbah medis, Syamsul menyatakan seluruh puskesmas belum memiliki. Hal ini disebabkan proses pendiriannya masih menunggu pelengkapan persyaratan. 

Saat ini, pihaknya masih menggunakan alat pembakar sederhana untuk mengolah limbah medis padat ini. Karena untuk pembakaran limbah medis ini membutuhkan incenarator dan penyediaannya membutuhkan izin seperti UKL/UPL. 

‘’Kita sedang proses untuk limbah medis padat ini,” pungkasnya.(08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.