Piye

Purnama Agung : Ini Salah Juru Parkir !

SuaraLombok.Com | Lombok Tengah — Retribusi parkir di Lombok Tengah untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai masih bocor.

Bahkan, data yang diterima dari Kepala Dinas Perhubungan non aktif, L Purnama Agung, angkanya sempat tembus pada Rp 800 juta per tahun.

“Kami sempat terima hanya Rp. 150 juta, seharusnya lebih banyak dari itu,” ungkap Purnama.

Meski begitu, ia enggan disalahkan atas kebocoran yang ada. Bahkan, kesalahan itu dilimpahkan pada juru parkir (jukir) yang sudah diberikan SK yang minim koordinasi dengan pihaknya.

Sebab, tambah dia, kebocoran baru diketahui setelah pihaknya mengecek sejumlah oknum jukir yang ternyata memiliki anak buah dan menjadi bos besar.

“Sampai-sampai jadi bos, ada juru parkir yang kami temukan berani beli mobil,” kesalnya.

Selain itu, sistem pengelolaan yang menggunakan sistem setor mingguan juga menjadi masalah utama. Sehingga, ia berharap Perda baru yang sudah digodok oleh Legislatif bisa memberikan solusi.(09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.