Piye

PKL Taman Rinjani Tolak Direlokasi

SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di depan BRI taman Kota Selong mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Lombok Timur, Jumat (20/1). Kedatangan para PKL itu terkait adanya niatan dari Dinas LHK untuk melakukan relokasi

Seperti diketahui, Pemkab Lotim melalui Dinas LHK berencana melakukan revitalisasi terhadap Taman Kota Selong. Alhasil, untuk mempermudah penataan kawasan, para PKL yang biasa mangkal ditempat itu harus direlokasi ke tempat lain.

"Para PKL datang ke kantor LHK ini tidak lain untuk mempertanyakan mengenai rencana relokasi pedagang ke tempat lainnya," kata Hafsan Hirwan selaku juru bicara para PKL Taman Kota Selong.


Para PKL taman Kota Selong, lanjut Hapsan meminta tetap berjualan di tempat yang sekarang meski adanya penataan taman Kota Selong. Mereka meyakini keberadaan mereka tidak akan menganggu para pekerjaan penataan Taman Kota tersebut. tak hanya itu, para PKL menegaskan bahwa keberadaan mereka di Taman Kota Selong tidak sampai 24 jam, karena hanya akan berjualan dari sore hingga malam hari.

"Kalau direlokasi ke Pasar Soma tentunya kami tidak bersedia, karena jaraknya terlalu jauh. Lebih baik diberikan jualan di trotoar yang ada di seputar BRI memanjang dari depan ke belakang, itu akan lebih baik," ujar Hapsan.

Sementara menanggapi tuntutan para PKL Taman Kota Selong, Kepala Dinas LHK Lotim, Mulki menegaskan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan para PKL yang ada. Menurut dia, penataan taman kota itu dimaksudkan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pedagang termasuk juga kalangan masyarakat yang berkunjung.

Diakui Mulki, untuk proses revitasilasasi pihaknya akan memulai pada minggu ke tiga Februari dengan nilai anggaran sebesar Rp5 Miliar. Pun dari rencana kerja, proses revitalisasi itu akan memakan waktu kurang lebih empat bulan lamanya.

"Dukungan para PKL sangat kami butuhkan, karena apa yang dilakukan itu nantinya akan dimanfaatkan oleh para PKL itu sendiri dengan melakukan penataan yang baik," tegas Mulki. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.