Piye

Pelayanan Desa Lekor Terganggu, Ini Penyebabnya !

SuaraLombok.com | Lombok Tengah- Jabatan Kades dan Sekretaris desa di Desa Lekor Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah kini lowong. Hal ini berpengaruh pada pelayanan administrasi yang menjadi tidak maksimal.

Puluhan warga Desa Lekor akhirnya  mendatangi kantor Bupati Loteng untuk mendesak Pemerintah menyikapi persoalan kekosongan jabatan di desa setempat, Numat (13/1). 

Warga diterima langsung oleh Wakil Bupati Loteng L.Pathu Bahri dan Plt Kepala BPMPD Loteng Jalaludin di ruang Rapat Utama Kantor Bupati Loteng.

"Seperti diketahui bersama, Kepala Desa Lekor saat ini tersangkut masalah Hukum. Dan Sekdes Desa lekor yang menjabat sudah mengundurkan diri karena sakit. Sehingga terjadi kekosongan jabatan ,"Ungkap Agus salah satu perwakilan warga. 

Menurut Agus, mereka datang kesini untuk menyampaikan aspirasi masayarakat untuk mengusulkan Pejabat sementara yang diharapkan oleh masyarakat desa Lekor.

"Masyarakat menginginkan figur pemimpin yang labih baik. Kami berharap sanjay ini bisa ditunjuk menjadin Plt Kades Lekor,"Tegasnya

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng L.Pathul Bahri menjelaskan, terkait dengan harapan masyarakat itu pihaknya  meminta  waktu untuk melakukan rapat koordinasi dan mengambil keputusan. Pihaknya juga berjanji akan menyampaikan hasilnya itu dalam waktu dekat.

" Dalam persoalan ini  nantinya akan ada proses SK. Sehingga perlu di rembukan bersama supaya sesuai dengan aturan,"Ungkapnya (Ade)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.