Piye

NTB Harus Bijak Hadapi Hoax

SuaraLombok.com | Mataram – Ditengah maraknya pemberitaan kasus kasus hoax, Pemprov NTB mulai bersiap diri. Tahun ini, pihak Pemprov NTB akan buat desain NTB bijak menghadapi hoax. Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan TIK NTB Tri Budiprayitno, Sabtu (21/1).

Dikatakan Tri Budiprayitno, desain NTB bijak menghadapi hoax dilakukan mengingat daerah lainnya se-Indonesia telah berkampanye melawan hoax.

“Kalau di daerah lain sudah berkampanye melawan hoax, kita sekarang desain NTB bijak menghadapi hoax,” ujarnya.

Dia menjelaskan, berbagai jenis pelanggaran yang mencuat di berbagai diskusi publik maupun kongres tentang ini. Menyebabkan jumlah pelanggaran meningkat secara signifikan. Pelanggaran tersebut mencapai angka 80 sampai 86 persen, itupun terhitung masih dalam satu versi. Jumlah inipun ia dapatkan dari teman- teman jaringannya.

“Tapi yang sangat mencuat yaitu kasus pencemaran nama baik,” terangnya.

Dia juga mendapatkan data rill dari aparat penegak hokum, dan pelanggaran tersebut rata-rata sudah diproses hukum. Namun pihaknya pun dalam hal ini tidak bisa terlibat, karena sudah bukan ranahnya.

Dia melanjutkan, niatan untuk menerapkan NTB Bijak Menghadapi Hoax sudah mendapatkan atensi dari Kementrian Perhubungan RI beberapa waktu lalu pasca kunjungannya ke NTB.

“Kalau sudah masuk dalam ranah hukum itu sudah menjadi pekerjan aparat penegak hukum dan tidak bisa di intervensi,” tegasnya.

Ia meminta agar masyarakat NTB bisa memanfaatkan “internet” tersebut ke hal yang lebih positif. “Maka dari itu slogan Saring Sebelum Sering itu harus tetap di ingat,” pungkasnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.