Piye

Miris, Orang Miskin di Loteng Makin Bertambah


SuaraLombok.Com | Lombok Tengah | Tahun ini, angka kemiskinan di Lombok Tengah bukannya menurun malah terus bertambah.

Data yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 2014 presentase angka kemiskinan mengalami peningkatan. Tahun 2014, penduduk miskin di Loteng mencapai angka 16,03 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 145,18 ribu jiwa.

Sedangkan di 2015, angka kemiskinan mencapai 16,26 persen dengan jumlah penduduk mencapai 147,94 ribu juga. Dalam hal ini, peningkatan angka penduduk miskin mencapai 0,23 persen.

“Memang sejak 2014 ada peningkatan jumlah penduduk miskin,” aku kepala BPS Loteng, L Supratna.

Sedangkan di 2016, data yang dimiliki BPS masih belum bisa dipastikan. Namun dalam hal ini, angka penduduk miskin bisa saja mengalami peningkatan.

Mengingat, dasar perhitungan kemiskinan berdasarkan kebutuhan dasar atau basic need. Kemudian akan muncul garis kemiskinan. Garis kemisikinan ini sendiri ditentukan dari besaran pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut.

“Kalau ada kebijakan yang memberatkan maka secara otomatis masyarakat akan berada di bawah garis kemiskinan. Yang artinya penduduk miskin semakin tinggi, contohnya kemarin naiknya harga cabai,” terangnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.