Piye

Menarik, Selain Rumah Pohon yang Unik Ada Meja Apung Juga Loh

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Wisata ke KLU tentu tak asing dengan air terjun Kerta Gangga dan rumah pohonnya yang menawan. Namu tak hanya Kerta Gangga, KLU juga memiliki satu air terjun dan rumah pohon yang tak kalah menarik, Mata Air Terjun Kakong.

Destinasi wisata satu ini belum lama didirikan oleh warga setempat. Sekilas tidak ada yang membedakan mata air ini, seperti kebanyakan mata air lainnya. Hanya saja, suasana yang dianggap cukup alami serta kondisinya mirip seperti air terjun membuat banyak pengunjung baru-baru ini berdatangan.

Menariknya, mata air yang tepatnya berada di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga ini memiliki sejumlah spot selfie yang unik. Lokasinya tak begitu jauh dari rumah pohon Kerta Gangga, yaitu sekitar 500 meter. 

Rumah pohonnya pun didesain lebih unik dan beraneka ragam. Selain itu juga terdapat meja bundar serta berugak kecil yang tak jauh dibawah air terjun. 

Yang paling unik adalah meja apungnya. Berada di tengah sebuah danau kecil terdapat meja kayu yang diberikan jembatan kecil dari bambu. Airnya yang agak sedikit memutih membuat kayu penyanggah tidak terlihat, dan seolah mengapung. Ini merupakan spot khusus para pecinta selfie atau pemotretan.

Dari Kota Mataram, dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk menuju ke lokasi menggunakan kendaraan roda dua. Jalur yang harus diambil yakni mengarah ke air terjun Kertagangga, sesampainya di pintu masuk lurus saja ke atas lalu  akan menemukan sebuah bangunan SD yang berada di pertigaan.

Dari pertigaan tersebut, wisatawan hanyabperlu lurus beberapa ratus meter. Disebelah kanan jalan terpampang plang bertulislan Mata Air Kakong.

Dari plang itu, pengunjung masuk ke dalam hingga beberapa ratus meter lagi. Melewati kebun cokelat dan sawah warga. Akses jalan cukup menantang sebab berbatu, sedikit menanjak dan becek di sekitar sawah.

‘’Memang agak ramai ketika hari libur misalnya Sabtu atau Minggu. Tetapi tempatnya bagus apalagi yang ingin ngopi sambil menikmati pemandangan mata air,” ujar salah seorang pengunjung, Pebriono Andriawan, Kamis (20/1).

‘’Disini ada beberapa tempat duduk yang terbuat dari kayu, tetapi yang paling menarik satu tempat duduk posisinya berada pas dan sangat dekat dengan mata air ini,” jelasnya.

‘’Selain itu juga ada warung yang menjual jajanan dan juga minuman, artinya kita tidak perlu repot-repot bawa bekal dari rumah. Apalagi masuknya pun gratis,” tandasnya.

Bagi wisatawan yang ingin berwisata ke KLU, tempat ini bisa menjadi rekomendasi. Sebab selain alamnya yang sejuk, juga sangat bersih. Hampir tidak ada sampah yang berceceran meski ramai pengunjung (08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.