Piye

Memprihatinkan, Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Mencapai 1.600 Orang

Memprihatinkan, Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Mencapai 1.600 Orang
SuaraLombok.Com | Mataram - Dugaan  penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa di Kota Mataram sungguh memprihatinkan. Data terakhir hingga akhir 2016 lalu, penyalahgunaan barang haram tersebut mencapai 1.600 orang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Heri Sutowo S.Km mengatakan, ini merupakan angka prevalensi dalam setahun terakhir. Jumlah ini diduga merupakan penyalahgunaan narkotika di lingkungan  pendidikan. Baik itu ditingkat pelajar maupun mahasiswa di Mataram. 

Kasus tersebut dalam kategori coba - coba, kategori pakai dan terlanjur pakai. Dalam dugaan penyalahgunaan diperkirakan tahun 2016, diprediksi naik sampai 7 persen.

" Angka 7 persen ini masih dugaan dengan status masih coba coba, pemakai dan terlanjur pakai,''ungkapnya.

Langkah dan upaya pihak BNN tentang bagaimana melakukan edukasi dan advokasi pada kalangan  pelajar dan mahasiswa. Jika sudah paham akan bahaya narkotoka, minimal mereka bisa mengatakan "tidak" pada narkoba, kemudian bisa menimbulkan kekebalan dan tidak akan menggunakan narkoba lagi, tambah Heri.

Menurut dia, untuk menyadarkan para pelajar dari bahaya narkoba, BNN Kota Mataram lebih sering menggelar penyuluhan dan sosialisasi di sejumlah sekolah dan perguruan tinggi tentang bahaya narkoba.

" Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Narkoba merupakan upaya memberdayakan lingkungan sekolah untuk menciptakan sekolah bebas narkoba," katanya.

Sejauh ini BNN Kota Mataram kerjasama dengan pemangku pendidikan Disdikbud,  pihak sekolah dan guru BK atau dengan beberapa aktivis pemerhati pendidikan, untuk melakukan pencegahan dini kepada pelajar dan mahasiswa, pungkasnya. ( 07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.