Piye

Loteng Butuh Ratusan Miliar Untuk perbaiki fasilitas Sekolah

Loteng Butuh Ratusan Miliar Untuk perbaiki fasilitas Sekolah
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Minimnya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Lombok Tengah yang digelontorkan pada pertengahan tahun 2016 lalu menjadi perhatian pihak Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Dikpora) Loteng yang berdampak pada tidak tersalurkannya kucuran dana tersebut secara merata di seluruh sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (DikDas) kabupaten Lombok Tengah non aktif H. Sumum kepada SuaraLombok.Com Jumat (27/01), pada pertengahan tahun 2016 lalu mendapatkan DAK dari Pemerintah Pusat sebesar 7 Miliar yang dialokasikan untuk perbaikan fasilitas gedung sekolah SD dan SMP di wilayah ini.

Dana tersebut telah dibagikan sekitar 30 SMP dan 70 SD dengan perincian masing masing sekolah mendapatkan 45 juta rupiah untuk perbaikan ruang sekolah dan penambahan ruang sekolah, serta ruang belajar, serta sebagian lainnya untuk perpustakaan dan laboratorium.

” Pembagiannya sesuai dengan kebutuhan sekolah, dengan mengacu pada petunjuk pelaksanaan teknis yang sudah ada” ungkapnya.

Ditambahkannya hingga saat ini kondisi sekolah di Kabupaten Lombok Tengah sendiri masih banyak yang memperihatinkan dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Karenanya pihak Dikpora berharap untuk tahun 2017 ini akan ada kenaikan anggaran dari DAK pusat, untuk kebutuhan penambahan ruang akses belajar.

Sementara agar ideal bisa memeperbaiki semua SD dan SMP di Loteng, pihak Dikpora setidaknya memebutuhkan dana sekitar 299 miliar dari 592 SD dan 151 SMP yang ada. Disisi lain untuk  penambahan ruang kelas masing masing 300 ruang untuk SD dan 75 kelas untuk SMP masih diperlukan dana tambahan lebih banyak lagi, dengan perincian satu ruang kelas membutuhkan biaya Rp130 juta.  

“Kalau alokasi itu bisa direalisasikan segera, barulah sistem pelayanan pendidikan di sekolah benar benar bisa terwujud pungkasnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.