Piye

Hindari Predikat Rawan Narkoba, Kesbangpol Melakukan Tes Urine

SuaraLombok.com | Lombok Barat –  Badan Kesbangpol Lombok Barat menindaklanjuti komitmen surat edaran Bupati H Fauzan Khalid dengan melakukan tes urine seluruh staf dan jajaran pejabat untuk menghindari predikat rawan Narkoba pihaknya bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB, Senin (16/1) kemarin.

Plt Kepala Bakesbangpol Lobar I Ketut Sandiasa mengatakan, pemeriksaan urine yang dilakukan tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Lobar. 

Tujuannya untuk mewujudkan Kabupaten Lobar yang bebas narkoba.

“Permintaan ini di lakulan Jumat lalu, tanpa diketahui oleh kalangan staf dan jajaran lainnya.” ungkapnya.

lanjut Sandiasa, dari total 35 PNS Kesbangpol, 34 PNS yang mengikuti tes urine tersrbut, Satu orang tidak hadir karena memang telah ijin.

" satu pegawai yang tidak mengikuti tes urine karena murni telah ijin karena sedang mengurus STNK kendaraannya di Kantor Samsat,” tuturnya.

Plt Kepala Bakesbangpol Lobar  menyerahkan semuanya ke Bupati jika ada yang poaitif. Karena ini instruksi, kalau positif maka akan direhabilitasi.

" Namun pasca rehabilitasi itu jika masih terkena, maka akan kita serahkan ke proses hukum yang ada." pungkasnya. 

Bersamaan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN NTB, Anggraini Ninik mengakui pemeriksaan urine yang dilakukan pihaknya merupakan permintaan dari Kesbangpol Lobar sendiri.

“Jadi kami juga berharap agar semua SKPD melakukan hal yang sama (Mengusulkan tes Urine). Karena sejauh ini baru Kesbangpol saja yangmengajukan,” harapnya.

Secara khusus, Ninik mengatakan bahwa Kabupaten Lobar kini menjadi daerah rawan keberadaan narkoba. Hal itu disebabkan karena Lobar merupakan daerah pariwisata. “Lobar daerah pariwisata, itu yang mempengaruhi,” tambahnya.

Lalu bagaimana dengan keberadaan narkoba di kalangan ASN ? wanita berhijab itu mengatakan bahwa memang di Lobar ini ada titik-titik tertentu yang menjadi perhatian pihaknya.

“Namun kami memberi apresiasi tinggi bahwa Lobar mempunyai komitmen tinggi untuk melaksanakan hal ini (Tes Urine) khususnya Bupati,” tandasnya kemudian.

Sementara itu, dari 33 SKPD yang ada di Lobar, baru Badan Kesbangpol Lobar saja yang mengajukan untuk melakukan pemeriksaan urine terhadap jajaran dan kalangan pejabat. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.