Piye

Keren ! Ini yang Buat BLK Kota Mataram Jadi Percontohan

Keren ! Ini yang Buat BLK Kota Mataram Jadi Percontohan
SuaraLombok.com | Mataram ­ Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Latihan Kerja (UPTD – BLK) Mataram mengagendakan standarisasi dan program pelatihan. Hal ini berdasarkan acuan Direktorat Instruktur dan tata laksana serta Direktorat lembaga dan sarana, untuk meningkatkan Program Pelatihan Berbasis Competensi (PPBC).

Kepala BLK Mataram, Sri Wilujeng S.Sos MM yang ditemui diruang kerjanya mengatakan, Direktorat Standarisasi dan program pelatihan melalui CBT,  Balai Latihan Kerja membentuk sepuluh jenis kegiatan pelatihan. 

Kegiatan yang dimaksud yakni, Kejuruan Listrik sub Instalansi Penerangan, Kejuruan Bangunan sub Bangunan Kayu atau Meubelair, Kejuruan Tataniaga sub kejuruan office tools, kejuruan otomotif sub kejuruan sepeda motor, kejuruan aneka sub kejuruan menjahit serta kejuruan pertanian sub kejuruan pengelolaan hasil pertanian.

''PPBC ini akan kami prioritaskan sesuai hasil MOU dengan industri yang ada," ujarnya

“Disini ada 12 orang tenaganya, dan direncanakan pada tahun ini, BLK Mataram akan mendapatkan dropping instruktur dari kemenaker tiga orang berpendidikan DIII jurusan computer, DIII teknik mesin dan DIII menjahit, “ jelasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi pihaknya bersama Kementerian seluruh direktorat kota Mataram, bahwa BLK provinsi akan dijadikan BLK percontohan bagi BLK yang ada di kabupaten dan kota. Sementara kontribusi pemerintah daerah melalui APBD terhadap paket kegiatan yang diberikan kepada BLK, baik program pelatihan yang berbasis masyarakat, perbaikan sarana dan prasarana maupun instruktur baru tergantung dari kucuran dana yang dianggarkan setiap tahunnya. 

“Insya Allah, BLK akan dibantu oleh Lemsar berupa peralatan satu perangkat CBT las, satu perangkat CBT kej bangunan sub kej meublair, satu perangkat CBT kej tata niaga sub kej computer, satu perangkat CBT kej listrik sub kej elektronik dan technisi HP, dan satu unit mobil training unit kej menjahit serta satu unit mobil training init kej otomotif sub kej motor temple,”terangnya.

Pihaknya menargetkan peserta didik yang sudah diasah dan dilatih sesuai jurusannya, sehingga  dapat diterima di industri. Untuk itu pihaknya beberapa waktu lalu berkunjung ke tiap industri, atau perusahaan untuk berkomunikasi tentang kurikulum dan silabus yang diterapkan. Hal demikian agar mempermudah peserta didik dalam menyerap pembelajaran yang disampaikan. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.