Piye

Kepala BPMPD Lotim Dilaporkan ke Polisi

SuaraLombok.Com Lombok Timur – Mulut mu harimau mu... kata-kata itu nampaknya pas buat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lombok Timur, H. Syamsuddin. Pasalnya, atas ucapannya disejumlah media terkait pendamping desa, dia akhirnya dilaporkan ke polisi. 

H. Syamsuddin dilaporkan ke polisi ats dugaan pencemaran nama baik oleh para pendamping desa Kabupaten Lotim. Melalui Koordinator pendamping Desa Lotim, Munadi, membenarkan pihaknya telah melaporkan Kepala BPMPD Lotim ke Polres Lotim. 

Laporan yang dilayangkan itu berkaitan dengan adanya pernyataan yang dikeluarkan Kepala BPMPD tersebut di media massa mengenai masalah pendamping desa. 

" Kami sudah melaporkan Kepala BPMPD Lotim ke Polres Lotim hari Kamis kemarin," terang Munadi seraya mengatakan, laporan itu akhirnya dilayangkan karena tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah. 

Sebelum melapor ke polisi, para pendamping desa awalnya ingin berniat baik dengan mencari ke ruangan pejbat bersangkutan. Namun, pejabat bersangkutan tidak berada di kantornya. 

Tak hanya sekali, para pendamping desa kembali mencari yang bersangkutan pada hari berikutnya, lagi-lagi yang bersangkutan tak ada di ruangannya. Kali ini alasannya karena sakit. 

Tak hanya itu, para pendamping desa juga melaporkan ulah dari Kepala BPMPD Lotim itu ke lembagaDPRD Lotim. Mereka meminta untuk memanggil Kepala BPMPD Lotim tersebut, guna mengklarifikasi pernyataan yang telah dikeluarkannya. 

“Kami telah berupaya untuk meminta klarifikasi ke Kepala BPMPD Lotim, namun beliau tidak bergeming. Jadi kami rasa, yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatan," tandas Munadi. 

Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Antonius F membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai pengaduan yang dilakukan para pendamping Desa Lotim. Dalam laporannya itu, Kepala BPMPD Lotim diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap para pendamping desa.

"Memang kami sudah terima laporan pendamping desa tentunya setiap laporan kami akan tindaklanjuti sesuai aturan main yang ada," tandas Antonius.

Sementara itu, Kepala BPMPD Lotim, H. Syamsuddin yang dihubungi via ponselnya berkali-kali tidak menjawab. Alhasil sampai saat ini belum ada klarifikasi dari pejabat eselon II di Pemkab Lotim tersebut. (RS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.