Piye

Kegalauan PKS Bakal Terobati Akhir Februari Ini

Kegalauan PKS Bakal Terobati Akhir Februari Ini
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Hingga kini, PKS tampak masih galau terkait calon gubernur atau wakil gubernur yang akan diusung pada Pilkada 2018 mendatang.

Partai ini harus mengusung satu kadernya dan satu orang lagi dari eksternal partai agar suaranya menjadi kuat. Tetapi hingga kini, internal PKS masih melakukan seleksi ketat bagi kadernya sendiri.

Dari wawancara bersama SuaraLombok.Com, Ketua DPW PKS NTB, H Abdul Hadi membeberkan, PKS baru mendapat empat kandidat dari internal PKS yang masih harus bertarung.

Antara lain, TGH Muharrar yang saat ini menjabat sebagai Ketua MPW. Sosok ulama ini, menurut Hadi sudah sangat familiar di tengah masyarakat. Apalagi sempat mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD RI dengan perolehan suara masuk dalam lima besar di NTB.

Selanjutnya muncul nama mantan calon gubernur NTB pada Pilkada sebelumnya, Suryadi Jaya Purnama yang sempat meraup suara mencapai 187 ribu lebih.

Ada juga pendatang baru di NTB, yaitu DR Zulkieflimansyah yang sudah memberi kontribusi besar dan berkecimpung di masyarakat. Meski saat ini sebagai anggota DPR RI Dapil Banten, tapi dia sudah berbuat banyak untuk Bumi Gora terutama dalam bidang pendidikan.

Dan yang terakhir adalah Ketua Fraksi PKS DPRD NTB, Johan Rosihan yang tidak bisa dipandang remeh oleh masyarakat karena kiprahnya di dunia politik sudah terbukti.

“Empat orang ini adalah kandidat terbaik berdasar hasil pemilu internal PKS,” jelas Abdul Hadi.

Terkait kapan PKS akan mengukuhkan kandidat yang akan diusung menjadi Cagub atau Cawagub, Hadi membeberkan akan melaksanakannya pada akhir Februari mendatang.

“Untuk saat ini, partai masih melakukan survei tentang elektabilitas kandidat kami, siapa yang cocok sebagai Cagub atau Cawagub,” sambungnya.

Pada akhir Februari itu juga akan ditentukan apakah kader PKS akan maju sebagai calon orang nomor 1 NTB atau calon orang nomor 2.

Sehingga, dalam masa-masa ini, PKS juga sedang menjajaki komunikasi dengan pihak eskternal baik dari unsur partai maupun perseorangan. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.