Piye

Jembatan Bebakean Labuhan Lombok Telan Korban

SuaraLombok.Com | Lombok Timur – Seorang bocah atas nama Aprianto yang baru berumur 7 tahun warga Gubuk Jati Barat, Dusun Jati Makmur, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgebaya dinyatakan hanyut di Sungai Bebakean Dusun Saleh Sungkar, Kamis (18/1) sekitar 15.30 Wita.

Saat itu, Aprianto sedang mandi bersama kakaknya Rudi (12) dan dua orang temannya yakni Dewo (6) dan Yupi (7). Sampai saat ini pencarian masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim bersama tim SAR. Penelusuran sungai tempat korban pertama kali hanyut terus dilakukan, nmun sampai sejauh ini hasilnya masih nihil.

Kapolres Lotim melalui Kapolsek Pringgebaya, Kompol Sutarman saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian itu.

"Korban mandi bersama kakaknya dan dua orang temannya, akan tapi tidak mengetahui adanya air sungai yang besar datang tiba-tiba kemudian di sapu dan dibawa hanyut arus sungai yang deras," kata Sutarman.

Dia menjelaskan hanyutnya korban bermula dari korban bersama tiga orang temannya, termasuk kakaknya sedang mandi di dibawah jembatan sungai Bebakean tersebut. Saat itu, lanjutnya, korban bersama seorang temannya mandi, sementara dua orang lainnya masih berada di pinggir sungai. Tak berapa lama mandi, air besar dari atas tiba-tiba langsung menyapu tubuh korban dan membawanya hanyut. Sedangkan teman korban berhasil selamat dari terjangan arus sungai yang begitu deras tersebut.

"Kakak dan teman korban langsung berteriak minta tolong sehingga membuat warga sekitar datang ke lokasi untuk membantu melakukan pencarian," pungkasnya seraya menambahkan baha pencarian masih terus dilakukan dengan menyusuri sungai Bebakean tersebut. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.