Piye

Jabatan Eselon II Masih Kosong Pendaftar, Ini Penyebabnya

Jabatan Eselon II Masih Kosong Pendaftar, Ini Penyebabnya
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Sampai hari kedua dibukanya pelelangan jabatan eselon II di Lombok Tengah, belum ada satupun pejabat yang mencalonkan diri sebagai calon kepala dinas.

Padahal, waktu pendaftaran terbilang mepet. Hanya 10 hari saja dimulai pada 23 Januari hingga 3 Februari 2017 mendatang.

Usut punya usut, sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Loteng mengaku masih bingung karena Pemkab mengeluarkan dua surat edaran dengan redaksi yang cukup berbeda.

Surat edaran pertama, Pemkab hanya meminta pejabat untuk melengkapi administrasi saja, sementara pada edaran kedua Pemkab meminta kepada para pejabat agar menentukan dinas mana saja yang akan ditarget untuk diikuti seleksinya.

Menanggapi hal ini, Sekda Lombok Tengah, H.M Nursiah berkilah jika minimnya pendaftar untuk eselon II karena masalah edaran dari Pemkab.

“Kemungkinan karena pejabatnya masih ada kesibukan lain untuk lengkapi persyaratan,” kilahnya.

Selain itu, ia mengira-ngira jika calon pejabat eselon II masih sibuk dengan tes rohani yang dilaksanakan di RSJ Mataram dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Meski begitu, ia menjelaskan jika Pemkab akan mengambil keputusan,  jika sampai pada hari batas penutupan lelang jabatan masih belum ada pejabat yang mendaftar. Waktu pelelangan akan diperpanjangan  lagi.

Apalagi, untuk masing-masing OPD yang dilelang dibutuhkan empat orang sesuai aturan yang ada sehingga jumlah calon pejabat eselon II yang harus mendaftar sebanyak 112 orang sesuai jumlah OPD.

“Minimal harus ada empat orang untuk satu OPD, kalau kurang kita buka lelang baru lagi,” tandasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.