Piye

Ikan Paus Terdampar di Pantai Serewe

SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Ikan paus sebesar 5 ton dengan panjang sekitar 10 meter ditemukan terdampar di tepi pantai Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur Kamis (12/1) sekitar pukul 11.00 Wita. Sontak saja keberadaan ikan paus itu membuat masyarakat sekitarnya digegerkan.

Salah seorang staf Desa Serewe, Mariani kepada SuaraLombok menuturkan ikan paus yang terdampar di tepi pantai Serewe. Saat itu, warga tengah melakukan aktivitas, saat salah seorang warga hendak ke pantai untuk melihat perahunya, warga itu dikagetkan dengan adanya ikan paus yang terdampat.
Warga yang menemukan ikan paus itu langsung memberikantahukan warga lainnya. Karena dinilai langka atau jarang terjadi, ada saja ulah warga dengan menaiki punggung ikan paus tersebut. "Ikan paus itu terdampar karena tidak bisa menarik dirinya untuk berenang ke tengah," katanya.

Dijelaskannya, ikan paus yang terdampar itu kondisinya sudah mati. Pihaknya pun sudah melaporkan kejadian itu ke Camat Jerowaru. Lanjutnya, warga menginginkan agar ikan paus yang sudah mati itu di potong saja, untuk kemudian dijual ke pengusaha yang bisa membeli daging ikan paus. "Kalau masih hidup tentunya tidak masalah untuk dilepaskan lagi, kalau sudah mati masak mau dibiarkan begitu saja," pungkasnya. (RS)



Ikan Paus Terdampar di Pantai Serewe

SuaraLombok.Com/Lombok Timur -
Ikan paus sebesar 5 ton dengan panjang sekitar 10 meter ditemukan terdampar di tepi pantai Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur Kamis (12/1) sekitar pukul 11.00 Wita. Sontak saja keberadaan ikan paus itu membuat masyarakat sekitarnya digegerkan.

Salah seorang staf Desa Serewe, Mariani kepada SuaraLombok menuturkan ikan paus yang terdampar di tepi pantai Serewe. Saat itu, warga tengah melakukan aktivitas, saat salah seorang warga hendak ke pantai untuk melihat perahunya, warga itu dikagetkan dengan adanya ikan paus yang terdampat.
Warga yang menemukan ikan paus itu langsung memberikantahukan warga lainnya. Karena dinilai langka atau jarang terjadi, ada saja ulah warga dengan menaiki punggung ikan paus tersebut. "Ikan paus itu terdampar karena tidak bisa menarik dirinya untuk berenang ke tengah," katanya.

Dijelaskannya, ikan paus yang terdampar itu kondisinya sudah mati. Pihaknya pun sudah melaporkan kejadian itu ke Camat Jerowaru. Lanjutnya, warga menginginkan agar ikan paus yang sudah mati itu di potong saja, untuk kemudian dijual ke pengusaha yang bisa membeli daging ikan paus. "Kalau masih hidup tentunya tidak masalah untuk dilepaskan lagi, kalau sudah mati masak mau dibiarkan begitu saja," pungkasnya. (RS)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.