Piye

Gugat ke PTUN, Usaha Calon Kades Dinilai Percuma

Gugat ke PTUN, Usaha Calon Kades Dinilai Percuma
SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Rencana para Calon Kepala Desa (Kades) yang kalah dalam Pilkades serentak beberapa waktu lalu untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dinilai sia-sia. Hal; itu disampaikan Kabag Hukum Setda Kabupaten Lotim Lalu Dhedi Kurniawan, Senin (23/1). 

Kendati secara aturan, gugatan ke PTUN itu diperbolehkan oleh Undang Undang, namun itu akan menjadi langkah yang percuma. "Saya anggap sia-sia kalau ada calon Kades yang mengajukan gugatan hukum ke PTUN atas hasil Pilkades," tegasnya. 

Namun demikian, dia mengakui bahwa tim sengketa Pilkades sudah siap untuk menerima gugatan dari tiga calon kades yang berasal dari Desa Dasan Borok, Tanjung Luar dan Batu Nampar. Bahkan, lanjutnya, hasil kerja tim sengketa Pilkades sudah mengajukan ke Bupati Lotim sebagai dasar untuk nantinya mengambil keputusan.

Kabag Hukum itu juga menegaskan, dari hasil tim sengketa Pilkades tidak ditemukan adanya persoalan-persoalan dalam Pilkades beberapa waktu lalu.Dari kesimpulannya, hasil Pilkades yang telah ditetapkan tidak akan terpengaruh terhadap gugatan yang diajukan para calon Kades. 

"Meski aturan memperbolehkan mengajukan gugatan hukum, akan tetapi kami sarankan agar Calon Kades untuk mengurungkan niatnya. Karena akan merugikan Calon Kades itu sendiri," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta agar calon Kades yang mengajukan keberatan untuk menerima dengan legowo hasil Pilkades tersebut, tanpa harus menempuh jalur hukum lagi. Menurutnya, tidak ada persoalan yang singifikan yang diajukan para cakades tersebut. Karena semua proses Pilkades sudah dilaksanakan Panitia Pilkades. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.