Piye

Gawat, Lotim Kekurangan 4 Ribu Guru Negeri

Gawat, Lotim Kekurangan 4 Ribu Guru Negeri
SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Pemkab Lombok Timur kekurangan guru negeri di semua jenjang. Tak tanggung tanggung, Lotim kekurangan sebanyak 4 ribu orang. Padahal, hampir setiap tahun selalu ada pengangkatan guru yang dilakukan. 

Dari data yang dimiliki Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, jumlah guru negeri yang tersebar di 20 kecamatan se-Lotim mencapai 7 ribu orang lebih di semua jenjang sekolah. Namun demikian, jumlah tersebut tidak mencukupi dengan begitu banyak sekolah negeri yang ada. 

"Bayangkan saja kekurangan guru negeri di Lotim mencapai 4000 orang dari semua jenjang pendidikan yang ada," demikian dijelaskan Kepala Dinas Dikbud Lotim L. Suandi, Rabu (25/1). 

Menurut mantan Sekretaris BKD dan Diklat Lotim ini, untuk mengatasi kekurangan guru negeri Pemkab Lotim melakukan pengangkatan guru tidak tetap (GTT) setiap tahunnya. Namun sayang jumlahnya sangat terbatas dengan melihat anggaran yang tersedia untuk memberikan insentif bagi guru tersebut.

Selain itu juga tenaga honda yang masuk kategori dua (K2) sebanyak 600 lebih tersebut sudah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dimana 70 persen diantaranya adalah guru dari berbagai jenjang pendidikan yang masuk dalam pengangkatan itu.

"Dengan adanya pengangkatan tenaga honda K2 menambah jumlah guru negeri di Lotim, namun masih jauh dari kekurangan yang ada," ujarnya. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.