Piye

Dukung Ecotourism, Ini Langkah Pengusaha di Gili Terawangan

Dukung Ecotourism, Ini Langkah Pengusaha di Gili Terawangan
SuaraLombok.Com | Lombok Utara - Sejumlah pengusaha dengan melakukan sosialisasi yang bertempat di Sama-sama Raggae Bar, Jumat (20/1). Sosialisasi ini dalam rangka kepedulian terhadap aset alam di Gili Trawangan.

Pihak Multi Bintang menggandeng Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan (APGT), Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL), dan Asosiasi Dokter Hewan Kuda Indonesia (ADHKI), mereka mengedukasi pemilik cidomo maupun cikar di Trawangan.

‘’Saat ini di Gili Trawangan menjadi salah satu ecotourism. Buktinya tidak ada kendaraan bermotor yang boleh beroperasi dan hanya memanfaatkan tenaga hewan yakni kuda. Keberadaan transportasi tradisional (cidomo,Red) harus dipertahankan,” jelas Direktur Hunungan Korporasi Multi Bintang Bambang Britono, saat sosialisasi.

Ia mengaku pengusaha punya andil besar dalam menjaga lingkungan di Trawangan. Sebab itu pihaknya mengajak seluruh pengusaha supaya tidak hanya memikirkan mencari keuntungan, melainkan juga bergerak bagi lingkungan.

Selain memberikan edukasi kepada pemilik cidomo dan cikar tentang kesehatan kuda, Multi Bintang juga memberikan edukasi pengelolaan sampah. Edukasi ini dilakukan dengan memberikan bantuan tempat sampah yang terdiri dari tiga jenis. 

‘’Ini dilakukan agar masyarakat dan pelaku wisata di Gili Trawangan bisa memisahkan mana sampah plastik dan organik. Yang unik, tempat sampah yang diberikan pun berbahan dasar dari sampah plastik,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua APGT, Acok Zani Bassok mengatakan sosialisasi terhadap lingkungan mesti berkelanjutan. Pasalnya, untuk menggerakan semua eleman agar sadar menjaga alam mesti intens dilakukan.

‘’Dengan sosialisasi seperti ini pemilik cidomo dan cikar yang dulunya kurang mengetahui seluk beluk merawat kuda jadi bertambah ilmunya. Saya kira harus terus dilakukan agar semua orang sadar,” pungkasnya.(08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.