Piye

Di Lotim, TNI Sisir Pupuk Berlogo Palu Arit

Suara Lombok.Com l Lombok Timur  - Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dibawah Komando Distrik Militer (Kodim) 1615 Lombok Timur menyisir semua penjual pupuk yang ada di Kabupaten Lotim. Tujuannya adalah untuk mencari pupuk yang berisi logo palu arit yang identik dengan lambang komunis.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1615 Lotim, Mayor CZI Edy Gustaman diruang kerjanya, Rabu (4/1), mengatakan bahwa informasi terkait keberadaan pupuk yang berlogo palu arit sudah mulai meresahkan masyarakat.

" Kami melakukan penyisiran semua pedagang pupuk di Lotim atas perintah pimpinan sehingga tentunya kami langsung bergerak," ungkapnya.

Ditegaskan Edy, dari penyisiran tersebut, anggotanya menemukan karung pupuk berlogo palu arit di wilayah Keruak sebanyak 1,5 ton. Kendati demikian, pihaknya tak melakukan penyitaan terhadap pupuk tersebut, melainkan hanya meminta keterangan dari pemiliknya terkait asal pupuk tersebut. Hal itu disebabkan karena pupuk tersebut merupakan pupuk non subsidi dengan merk Supra Phos buatan CV. Surya Citra Prakasa.

Tak itu saja, sebelumnya pupuk dengan lambang serupa ditemukan di Kabupaten Loteng. Namun, ada perbedaan dari segi tulisannya. "Kalau memang itu lambang gancu bukan seperti itu, karena ini berbentuk seperti arit," ujar Mayor CZI Edy Gustaman.

Edy juga menjelaskan, terkait upaya penyisiran yang dilakukan, pihaknya tetap melakukan antisipasi dan waspada terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi. Terutama bahaya laten komunis yang bisa saja muncul. “Tugas kami adalah menjaga kedaulatan NKRI dari paham komunis atau PKI tersebut.

Pimpinan kami juga memberikan atensi untuk menindak tegas terhadap keberadaan PKI kalau ditemukan dilapangan, karena akan menganggu kedaulatan NKRI," tandasnya. (RS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.