Piye

Di Lotim, Pasien Gizi Buruk Gratis Biaya Pengobatan

SuaraLombok.Com | Lombok Timur – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Lombok Timur. Pasalnya, semua Puskesmas serta RSUD dr. R. Soejono Selong dilarang keras untuk melakukan pemungutan biaya pengobatan bagi penderita gizi buruk.

Gratis biaya pengobatan itu diperuntukkan untuk semua masyarakat kendati tak memiliki kartu BPJS, Jamkesmas maupun Jamkesda. Saat ini pula, pemerintah daerah terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada para penderita gizi buruk yang masih ada di Kabupaten Lotim.

"Untuk pasien gizi buruk yang dirawat di Puskesmas dan rumah sakit tidak boleh ditarik biaya apapun," demikian ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Drg. Asrul Sani di kantor DPRD Lotim.

Asrul Sani mengakui, bahwa dirinya sering mendapatkan laporan dari Kepala Desa maupun masyarakat terkait adanya pungutan atau penarikan biaya pengobatan bagi pasien giri buruk. Alhasil, atas kejadian itu membuat pelayanan kesehatan bagi penderita gizi buruk menjadi tidak maksimal.

Dirinya pun telah memerintahkan kepada Puskesmas memberikan perawatan yang maksimal terhadap penderita gizi buruk.Termasuk juga sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak rumah sakit agar tetap melayani penderita gizi buruk walaupun tidak memiliki kartu kesehatan.

"Kalau ada pihak Puskesmas dan rumah sakit yang menarik biaya untuk pasien gizi buruk maka laporkan kepada saya, karena untuk biaya pengobatannya sudah ada anggarannya untuk penderita gizi buruk," pungkasnya kemudian. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.