Piye

BPKP NTB Harapkan KLU Jadi Contoh Sukses Penerapan Siskeudes

BPKP NTB Harapkan KLU Jadi Contoh Sukses Penerapan Siskeudes
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Pengelolaan keuangan desa menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) akan dilakukan serempak tahun ini di seluruh Indonesia. Di Lombok Utara, 33 Desa siap menerapkan aplikasi templatenya untuk diserahkan ke semua Pemdes.

Kepala Inspektorat Lombok Utara, H. Zaenal Idrus, Rabu (18/1) mengatakan, pihaknya siap mengawasi penerapan Siskeudes di KLU. Terlebih Pemda sudah menyatakan kesiapannya untuk menerapkan aplikasi pengelolaan anggaran dan belanja di APBDes sesuai petunjuk.

‘’Kemarin di Bali, Inspektorat KLU juga hadir dalam FGD (Focus Group Discussion) untuk regional wilayah IV. Di sana hadir Bank Dunia dan Inspektorat Jendral Kemendagri. Disana ditekankan, pengawasan keuangan Desa mulai 2017 memiliki acuan yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, dengan kesiapan aplikasi dan kesiapan SDM yang dimiliki Desa, penerapan anggaran secara benar, tepat sasaran dan taat asas berdampak pada tujuan pembangunan di desa. Pihaknya pun merasa optimis pengelolaan keuangan desa dengan cara ini akan berjalan sukses.

‘’Harapan BPKP Wilayah NTB, 33 Desa di KLU menjadi Pionir suksesnya penerapan Siskeudes sehingga menjadi contoh bagi desa-desa lain di NTB. BPKP beranggapan, jumlah Desa di KLU sedikit, hanya 33 Desa sehingga kontrolnya menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Berbeda dengan pelaksanaan APBDes sebelum Siskeudes, Inspektorat masih menemukan adanya Desa-desa yang terlambat mengajukan LPJ anggaran desa. Banyak temuan Inspektorat memperlihatkan penyelenggaraan administratif anggaran yang belum tertib. Contohnya, item anggaran yang tidak masuk dalam perencanaan tetapi dikerjakan oleh Pemdes. 

‘’Output lainnya berkenaan dengan LPJ Bupati, karena LPJ Desa menjadi bagian dari LPJ Bupati yang harus dilaporkan. Dengan Siskeudes, LPJnya akan lebih valid,” pungkasnya. (08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.