Piye

BPBD NTB Waspada Dini Terhadap Banjir

SuaraLombok.com | Mataram - Kepala BPBD NTB Muhammad Rum arahkan seluruh personilnya agar tetap waspada bencana banjir. Hal ini dilakukan menginggat curah hujan yang tinggi belakangan ini.

Berdasarkan informasi dari BMKG, cuaca seperti ini akan berlansung hingga Maret 2017 ini. “Saat ini kami sedang siaga menangani bencana banjir,” ungkapnya  Jumat (20/1).

Dia juga menjelaskan, hampir seluruh Bupati dan Walikota se-NTB menyampaikan hal yang serupa, yakni tetap waspada akan bencani banjir. Tentunya dengan siaga ini, BPBD sudah di bekali anggaran oleh provinsi untuk piket menjaga setiap harinya. Lanjutnya, anggaran tersebut sebesar Rp3,5 Miliar yang akan di bagi rata ke seluruh BPBD se-NTB sesuai dengan porsi yang dibutuhkan di daerah masing-masing.

Dia juga memberikan apresiasi terhadap kota Bima. Dengan banjir yang berskala besar dan bertubi-tubi, yang hampir seluruh kota Bima terendam tidak ada satupun korban yang meninggal. Rum menilai, Bima merupakan kota yang berhasil. Iapun menjulukinya sebagai “Kota Tangguh”. Ia berharap daerah lainpun bisa mengikuti keberhasilannya.
“Kota Bima perlu kita berikan apresiasi. Jadi BPBD mempunyai fungsi, bukan sebagai penolak bencana tetapi memanilisir korban bencana,” Jelasnya.

Ia juga menjelaskan dengan cara pengingatan dini, dengan Handy Talky (HT) sebagai alat komunikasi. Pun HT itu sudah dibagikan ke setiap kepala lingkungan dan bisa dikatakan berhasil menyelamatkan masyarakat kota Bima.

Ia menambahkan ketika mulai mendung dan hujan sekalipun, Tim BPBD Kota Bima sudah langsung merespon dan cepat mengecek kondisi air diatas Desa Wawo tersebut. Dan ketika air sudah naik atas batas ambangnya, merekapun lansung berkomunikasi keseluruh Kepala lingkungan.

“Dan itulah yang membuat kota Bima itu tangguh walaupun harta benda tidak bisa di selamatkan yang penting nyawalah,” tandasnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.