Piye

Bisnis Mutiara di Lombok Warga China Ditangkap

SuaraLombok.com l Mataram – Menyalahi ijin tinggal dua orang Warga Negara Asing asal Tiongkok diamankan Kantor Imigrasi Kelas 1 A Mataram Senin (16/01). Keduanya didapati petugas sedang berjualan mutiara di sebuah ruko di Jalan Bung Karno Mataram.

Kedua warga asal China masing masing Zang Ke (42 tahun) dan Wang Zu Ming (39 tahun) diketahui telah menjalankan bisnis mutiara sejak tiga bulan terakhir di tiga kota yakni Jakarta, Surabaya dan terakhir Lombok.

“ Mereka ini cuma punya Paspor kunjungan saja, tapi berjualan mutiara di sebuah toko depan dealer Kawasaki, di jalan Bung Karno mataram,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 A Mataram Romy Yudianto sambil menunjukkan bukti paspor kedua WNA di hadapan awak media Selasa (17/01).

Terhadap keduanya pihak Imigrasi kini masih melakukan pendalaman dengan mengisolasi mereka di sel Imigrasi Mataram guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“ancamannya Pro Yustisi dilanjutkan ke proses hukum atau dideportasi ke negaranya” tegas  Romy yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Imigrasi Surabaya.

Sementara ditanyai soal keberadaanya di Lombok, Zang Ke salah seorang WNA Tiongkok menjelaskan kalau di negaranya dia berprofesi menjadi penjual perhiasan, dan di Indonesia (Lombok Red) ingin sekali membuka bisnis dan budidaya mutiara.

“ Saya tertarik ingin buka bisnis mutiara dan bidudayanya juga, saya kesini diajak teman dari Jakarta” tutur Zang Ke dengan bahasa Inggris yang pas pasan.

Sebelumnya pihak Imigrasi Mataram juga mengamankan 12 orang WNA asal Tiongkok yang didapati bekerja di Sebuah Kapal Keruk di Dermaga Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur Menyusul 5 orang Warga Timur Leste yang juga ditangkap karena melakukan pelanggaran ijin tinggal. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.