Piye

Belum Terdata, Lahan Pertanian di Pringgabaya Akibat Banjir

Belum Terdata, Lahan Pertanian di Pringgabaya Akibat Banjir
SuaraLombok.Com | Lombok Timur – Pasca bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Pringgabaya, Dinas Pertanian (Distan) Lombok Timur belum memiliki data valid terkait luas lahan pertanian yang rusak akibat banjir itu. Pihak Dintan Lotim mengakui masih melakukan pendataan.

Sekretaris Distan Lotim, Zulkifli kepada SuaraLombok.com di ruang kerjanya mengakui bahwa pihaknya masih melakukan pendataan. Alhasil, saat ini pihaknya pun belum memiliki data pasti luas lahan yang rusak maupun tanaman yang rusak akibat banjir itu. 

Dijelaskannya, pada Rabu (18/1) lalu jajaran Distan yang dipimpin langsung Kepala Distan Lotim melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi banjir yang terjadi di Desa Labuhan Lombok dan Seruni Mumbul. Tak hanya itu, pihak Distan pun melakukan pengecekan terhadap lahan pertanian milik masyarakat yang rusak akibat bencana tersebut.

Kendati demikian, dia mengakui juga bahwa sampai saat ini belum ada laporan yang diterima secara resmi. Menurut dia, dengan adanya data yang valid dan kongkrit, pihaknya bisa mengambil langkah-langkah untuk membantu masyarakat yang lahan pertaniannya mengalami kerusakan.

"Untuk lengkapnya silahkan tunggu data riilnya agar tidak salah memberikan keterangan ke media," kata Zulkifli.

Senada dengan bawahannya, Kepala Distan Lotim, M. Zaini mengaku masih melakukan pendataan. Dia berharap agar semua pihak untuk bersabar. Kepala Distan itu pun pergi meninggalkan wartawan dengan mengaku dipanggil Wakil Bupati. "Datanya nanti dulu melalui Kabag Humas, karena saya dipanggil Wabup mendadak," singkatnya seraya ngeloyor pergi. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.