Piye

Begini Lho Caranya KLU Kembangkan Pariwisatanya

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Seringkali terdengar Kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah wisata dunia, membomingnya pariwisata KLU dikarenakan sejumlah destinasi pariwisata tersebut bukan hanya candaan belaka, melainkan boomingnya telah di iringi dengan persiapan modal besar guna merealisasikannya.

Beberapa upaya untuk terus mengembangkan potensi ini, salah satunya dengan intens membina pelaku pariwisata, berinovasi membuat destinasi sendiri, hingga kebijakan dalam penyaluran APBD secara tepat oleh pemerintah. Hal ini diungkapkan oleh Kabid destinasi wisata, Disbudpar Lombok Utara, I Wayan Bratayasa, Minggu (15/1).

‘’Pariwisata itu sifatnya dinamis, ia mengikuti perkembangan, tren dan apa yang diinginkan banyak orang. Maka dari itu, upaya kita yang paling penting salah satunya membina Pokdarwis di semua Kecamatan,” ujarnya.

Berinovasi membuat destinasi sebagaimana dimaksud, yakni merupakan implementasi dari pada ide-ide “Gila” masyarakat sendiri guna membangun kawasan yang dianggap potensial. 

Menurut Brata, salah satu yang terjadi yaitu rumah pohon diatas air terjun Kertagangga, Kecamatan Gangga.

‘’Jadi pariwisata tidak melulu tentang bagaimana pemerintah mengatur, coba bandingkan saja dengan Bali. Disana masyarakatnya kreatif menciptakan obyek wisata kreatif yang bisa di nikmati wisatawan,” jelasnya.

Menyoal sisi dukungan APBD oleh Dinas sendiri, pada tahun 2017 Disbudpar bakal melakukan penataan sejumlah destinasi wisata dengan total anggaran senilai Rp 18 miliar. Ini dianggap merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah.

‘’Tahun ini kita sudah mulai, kita memprioritaskan di darat saja. Karena tujuan kami ingin membagi penyebaran wisatawan sehingga tidak terkunkung hanya di tiga gili saja,” katanya.

‘’Kalau ketiga unsur ini bisa masuk dan diterapkan dengan bagus, maka pariwisata di KLU akan maju. Apalagi kita targetkan untuk angka kunjungan di tahun ini sebesar 1 juta wisatawan lho,” pungkasnya.(08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.