Piye

Bangunan Dibongkar, Ini Tanggapan Wisatawan

Bangunan Dibongkar, Ini Tanggapan Wisatawan
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Sejauh ini baru beberapa pengusaha yang telah membongkar bangunan sendiri yang dinyatakan melanggar.

"Sudah ada 3 pengusaha yang bongkar sendiri sampai sekarang," ujar Kepala Desa Gili Indah, H. Taufik, Kamis (19/1).

Menurutnya, pengusaha masih terkendala lantaran bangunan relokasi yang disiapkan sampai sekarang belum rampung. Namun menyoal wisatawan sendiri, Taufik mengaku tidak ada masalah.

"Kalau wisatawan tanggapannya baik, mereka setuju saja demi kebaikan kedepannya," jelasnya.

Ia berharap, seluruh pengusaha sudah merampungkan proses pembongkaran sebelum jatuh deadline yang ditetapkan oleh Pemkab yaitu pada tanggal 23 Februari mendatang.

"Tanggal 2 nanti ada lagi yang bongkar, lalu tanggal 20 Vila Ombak sudah mulai," tandasnya.

Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Mataram, Juli Kurniawan mengaku setuju jika pemkab melakukan penertiban tersebut. Sebab selama ini pemandangan yang langsung menuju ke pantai tertutup bangunan di pinggir pantai.

"Kalau sekarang kita mau lihat pantai kadang susah harus jalan ke depan dulu. Kalau sudah dibongkar enak bisa langsung papasan," katanya.

Terlebih dengan rencana pemkab untuk membangun jalur pejalan kaki dan jalur untuk cidomo. Hal ini dianggapnya lebih bagus. Sebab akses jalan selama ini kerap sempit dan justru membuat wisatawan tidak nyaman.

"Bagus sih kalau dibuat jalur pejalan kaki, semoga saja bisa segera teralisasi," pungkasnya.(08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.