Piye

Awas, Hanya Setahun Jalan Raya Lotim Renggut 96 Nyawa

SuaraLombok.Com Lombok Timur - Selama tahun 2016 ini jumlah masyarakat Lombok Timur yang mati sia-sia di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas mencapai sebanyak 96 orang. Jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya 88 orang, di tahun 2016 justru terjadi kenaikan sebesar 9,1 persen.

Kasat Lantas Polres Lotim AKP Ruben Palayukan, S.Ik seizin Kapolres Lotim mengatakan, dari data yang dimilikinya, terhitung sejak Januari hingga Desember 2016, jumlah masyarakat Lotim yang tewas akibat laka lantas mencapai 96 orang. 

Ruben menjelaskan, untuk kasus lakalantas secara umum, di tahun 2016 jumlah kasus yang ditangani sebanyak 512 kasus. Sementara di tahun 2015 lalu, jumlah kasus yang ditangani lebih sedikit yakni hanya 468 kasus. Artinya, jumlah kasus tahun 2016 lebih banyak 46 kasus atau sebanyaj 9,4 persen.

Begitu juga untuk luka berat dan ringan mencapai ratusan jiwa dan tentunya mengalami peningkatan kasus dari sebelumnya. Dengan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan yang menjadi korban laka lantas di dominasi oleh wiraswasta dan usia produktif antara 16 s.d 30 tahun. 

"Dari kesian kasus yang masuk dalam tahap penyelidikan dan penyidikan mencapai 85 kasus," terang Ruben. 

Lebih jauh Kasat Lantas Polres Lotim itu berharap agar seluruh masyarakat Lotim bersama-sama mematuhi peraturan lalu lintas. Karena tentunya kalau sampai terjadi tentu akibatnya akan diterima oleh masyarakat itu sendiri.

" Untuk menjaga keselamatan di jalan raya maka hendaknya masyarakat harus berhati-hati sekali," ujar AKP Ruben Palayukan. (RS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.