Piye

Aliansi Kebangsaan Tolak Kedatangan Habib Rizieq ke NTB

Aliansi Kebangsaan Tolak Kedatangan Habib Rizieq ke NTB
SuaraLombok.Com | Mataram - Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Kebangsaan yang berasal dari dua ormas Islam terbesar di NTB pada Kamis (19/1) mendatangi Mapolda NTB. Kedatangan mereka untuk mendesak Polda NTB tidak memberikan izin keramaian kegiatan yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Habib Rizieq.

Massa berangkat ke mapolda NTB dengan berjalan kaki. Massa datang dengan membawa spanduk bertuliskan Aliansi Kebangsaan, stop kekerasan SARA di Indonesia, Indonesia darurat kebhinekaan, dan tolak Rizieq Shihab di NTB.

Dalam orasinya salah seorang pengunjuk rasa Fihir menyampaikan kedatangan ke mapolda NTB untuk silaturahmi dan mendesak Polisi Daerah NTB untuk tidak mengeluarkan izin keramaian kegiatan yang akan dihadiri oleh habib Rizieq. Sepengetahuan Fihir, habib rizieq dalam dakwah tidak mencerminkan sebagai seorang ulama yang patut dicontoh. Karena menurutnya dalam berdakwah habib Rizieq menggunakan kata-kata provokatif. 

“Kami mendesak bapak Kapolda NTB untuk tidak memberikan izin, seorang habib harus mencerminkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin, bukan provokatif” sergah fihir dihadapan massa.

Sementara itu kordum aksi, Abdul Majid menegaskan bahwa Aliansi Kebangsaan memang secara tegas menolak kedatangan Habib Rizieq ke Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, sebagai pulau seribu masjid, NTB sudah banyak para dai atau ulama panutan, sehingga tidak perlu menghadirkan ulama dari daerah lain. “Kami Aliansi Kebangsaan pertama yang berani menolak, Lombok ulamanya banyak sekali,” ungkapnya.

Selain menolak kedatangan Imam Besar FPI tersebut massa juga mendesak agar Organisasi yang belakangan bermasalah dengan GMBI di Jawa Barat tersebut agar dibubarkan saja. 

“Kami Meminta kepada Kapolri melalui Kapolda NTB untuk menuntaskan kasus si Rizieq, dan bubarkan FPI di NTB dan di Indonesia,” pungkasnya.  

Untuk diketahui, Habib Rizieq akan menghadiri kegiatan Safari Dakwah Spirit 212 atas undangan sebuah ormas Islam di NTB, yang rencananya akan berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu (29/1) . Selain dalam rangka dakwah, kegiatan tersebut juga dalam rangka penggalangan dana banjir bandang Bima. (A13)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.