Piye

Abangan Maut Curi Perhatian Dewan

SuaraLombok.Com | Lombok Tengah—Tragedi Abangan maut yang merenggut nyawa salah satu wisatawan lokal asal Dasan Geres Kecamatan Gerung memantik reaksi cepat anggota legislatif Loteng.

Anggota Komisi II DPRD Loteng, M Supriadi mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng terkait kejadian ini. 

“Kami kaget, karena kami juga baru tahu kalau itu menurut informasinya sudah masuk jadi destinasi wisata,” ungkap Supariadi pada SuaraLombok.Com.

Pihaknya tidak ingin main-main dalam menelisik persoalan ini. Sebab, ditetapkannya sebuah kawasan menjadi destinasi wisata bersamaan dengan disematkannya tanggung jawab pemeliharan dan wisatawan di pundak pemerintah, terlebih pemerintah daerah.

Terlepas dari sedang boomingnya Abangan itui, lanjut dia, yang menjadi sorotan mengenai masalah adanya papan peringatan atau semacamnya dari dinas terkait dalam hal ini yang membidangi perairan. 

Sebab, jika Disbudpar Loteng memang terbukti belum memasukan Abangan dalam salah satu destinasi wisata di Loteng, maka yang harus bertanggung jawab terhadap kejadian adalah dinas yang membidangi perairan.

“Aturannya, di manapun apalagi digandrungi masyarakat luas, harus ada papan plang peringatan,” tegasnya. (ray)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.