Piye

Waspada ! Maling Ternak Kembali Beraksi

Suaralombok.com, Tanjung - Kasus pencurian ternak kembali terjadi di perbatasan Kabupaten Lombok Utara. Kali ini terjadi di Dusun Teluk Kombal, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang. Bahkan terjadi aksi kejar - kejaran antara pelaku dengan aparat kepolisian sempat terjadi.

‘’Kejadiannya itu hari Kamis sekitar pukul 03.00 wita, anggota yang sedang patroli melihat mobil pick up melintas kearah Mataram tanpa nomor polisi,” ujar Kapolsek Pemenang, Iptu Hilmi M Prayuga. Kamis (8/12).

Dijelaskan, saat itu pelaku yang tertangkap basah anggota langsung kabur menuju arah Mataram melalui jalur Pusuk. Polisi sempat curiga dengan barang bawaan dibelakang pick up. Akhirnya memutuskan untuk mengejar pelaku.

“Ketika berada dijalur Pusuk, ternak yang diangkutnya terjatuh, anggota pun langsung mengamankan ternak tersebut. Sementara pengejaran terhadap pelaku masih dilakukan,” jelasnya.

Setelah mengamankan barang bukti sapi tersebut, anggota yang lain tetap melakukan pengejaran. Tetapi jejak pelaku tidak terlacak hingga ke wilayah Kebon Roek, Ampenan. Lebih lanjut, Hilmi mengatakan sapi tersebut diketahui milik salah seorang warga Teluk Kombal, Pahrun. Pemilik ternak pun langsung mengambil sapi tersebut didampingi kadus pada pagi harinya.

Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau warga yang memiliki ternak untuk membuat kandang kolektif maupun kandang pribadi. Sehingga aksi pencurian ternak bisa dicegah.

‘’Kita harap jika ada hal yang mencurigakan segera laporkan ke Polisi. Sekarang ini bahkan sapi-sapi banyak dibiarkan dilepas di sekitar rumah atau tanah lapang pada malam hari sehingga menjadi incaran kawanan pencuri,” pungkasnya.(rgw)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.